waspada-bangkai-ikan-batur-berbau-menyengat
RadarBali.com – Sejak seminggu terakhir, budidaya ikan di danau Batur merugi. Ratusan ribu ekor ikan yang dipelihara warga setempat mati.
Bangkai ikan pun mengambang di pinggir danau. Banyaknya bangkai ikan menyebabkan bau menyengat dan mengganggu.
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli, Wayan Sukartana, mengaku jika bangkai ikan tersebut mengganggu masyarakat.
“Apalagi, kawasan itu merupakan daerah pariwisata, jadi bau mengganggu sekali dan tidak baik bagi pariwisata,” ujar Sukartana, dihubungi, kemarin (19/7).
Untuk menangani masalah tersebut, pihaknya bekerja sama dengan Lingkungan Hidup Kabupaten Bangli, Desa yang berada di pinggir danau, termasuk dengan Penyuluh Perikanan Lapangan (PPL) melakukan kerja bakti di sekitaran danau.
“Sudah kami jadwalkan, Kamis besok (hari ini, red) melakukan kerja bakti membersihkan seluruh bangkai ikan yang ada di danau Batur,” terangnya.
Karena danau Batur melibatkan beberapa desa, maka seluruh masyarakat di desa itu diminta untuk bekerja sama mengambil bangkai ikan yang mengambang di pinggir danau. “Tujuan mengambil bangkai ikan ini untuk mengurangi bau,” terangnya.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…