Categories: Bali

Pipa Dicabut, Distribusi Gas Metan ke Rumah Warga Berhenti

RadarBali.com – Pipa gas metan di TPA Sente, Banjar Sente, Kecamatan Dawan, Klungkung telah dicabut sejak sebulan yang lalu.

Dengan dicabutnya pipa tersebut, warga setempat yang sejak akhir tahun 2016 lalu menerima pendistribusian gas metan dari tumpukan sampah TPA Sente untuk memasak, kini kembali memanfaatkan gas elpiji 3 kilogram.

Saat Jawa Pos Radar Bali mendatangi TPA Sente, Rabu (23/8) kemarin, tampak pipa-pipa yang biasanya menghiasi tumpukan sampah akhirnya tertumpuk di taman sebelah selatan TPA Sente.

Menurut salah seorang pemulung, Komang Setiari, pipa-pipa tersebut sudah tertumpuk di taman tersebut sejak sebulan yang lalu.

Dia mengaku tidak tahu apa penyebab pipa-pipa itu dicabut. Kepala Dusun Sente Nengah Sutaryajana membenarkan pencabutan pipa tersebut.

Dijelaskannya, pencabutan pipa-pipa di TPA Sente itu terjadi sejak sebulan yang lalu. Meski tidak tahu secara pasti penyebabnya, dia memprediksi bahwa pencabutan tersebut terjadi karena pipa-pipa tersebut mengganggu aktivitas truk pengangkut barang.

“Dengan dicabutnya pipa-pipa itu, otomatis pasokan gas metan tidak ada lagi diterima oleh warga. Dan sekarang masyarakat sepenuhnya menggunakan gas elpiji 3 kilogram. Ada sebanyak 30 warga lebih mendapat gas gratis yang dikelola Pemerintah Kabupaten Klungkung itu,” tandasnya.

Petugas TPA Sente I Ketut Sudiarta menjelaskan, dicabutnya pipa-pipa tersebut karena gas metan di TPA Sente sudah tidak keluar sejak hujan kerap mengguyur wilayah Klungkung.

Selain itu, kondisi TPA Sente yang sudah melebihi daya tampung atau overload, membuat para petugas kesulitan untuk membuang sampah ke lokasi tersebut dengan adanya pipa-pipa itu.

“Dengan kondisi di TPA yang sudah overload, kalau dengan pipa itu masih terpasang, maka tempat itu akan diambil oleh pipa itu sendiri. Maka kami tidak bisa membuang sampah di tempat itu,” terangnya.

Keputusan pencabutan pipa-pipa tersebut sudah disampaikan kepada Kepala Dusun Sente. Dan hingga saat ini dikatakannya tidak ada protes dari warga.

“Kami masih menunggu arahan apakah pipa itu akan dipasang kembali atau bagaimana. Karena sesuai perjanjian dengan warga setempat, TPA Sente bisa beroperasi hingga akhir tahun 2017 ini,” tandasnya. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak
Tags: tpa sante

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

3 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago