innalillahi-naik-kapal-hendak-menyeberang-nyawa-tukang-kayu-melayang
RadarBali.com – Seorang pengguna jasa penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Minggu (29/10) sore sekitar pukul 15.35 wita meninggal dunia.
Diduga korban yang diketahui bernama Sujito,59, tersebut meninggal karena sesak nafas. Tukang kayu yang bekerja di Bali diketahui hendak menyeberang, pulang kampung ke Desa Alas Malang, Kecamatan Penarukan, Situbondo, Jawa Timur.
Setelah membeli tiket dan naik tangga untuk menuju kapal, korban merasa sesak nafas dan istirahat di gateway atas bersama temannya, Darsuki.
”Keterangan temannya memang sudah sakit dan saat melintas gateway terasa sesak nafas,” ujar Manager Usaha PT.ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Gilimanuk Heru Wahyono.
Setelah sempat istirahat di gateway atas, kemudian dibawa ke kantor kesehatan Pelabuhan Gilimanuk guna mendapat perawatan awal.
Korban dibawa ke Puskesmas II Melaya Gilimanuk dengan menggunakan ambulance. Namun, saat tiba di Puskesmas Melaya, korban dinyatakan meninggal dunia.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…