muncul-lubang-baru-di-kawah-pvmbg-akan-sering-terjadi-erupsi
RadarBali.com – Kabid Mitigasi Bencana Gunungapi PVMBG Gede Suantika menyatakan, erupsi Gunungapi Agung seperti kemarin akan sering terjadi.
Ini karena kondisi dari bawah terus memanas kemudian bersentuhan dengan air di atas. Kata dia, hasil letupan freatik 21 November lalu mengakibatkan terjadinya lubang diameter 60 meter di kawah.
Apakah lubang itu bisa membesar setelah letusan kemarin? “Bisa saja semakin lebar dan besar,” jelasnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat atau penduduk yang masih bertahan di lereng atau radius 6 kilometer segera mengungsi. Radius tersebut harus segera dikosongkan.
Di lain bagian, Kabid Pusat Data dan Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, meminta masyarakat tidak panik.
Masyarakat tidak melakukan aktivitas di radius 6 kilometer serta perluasan sektoral 7,5 kilometer ke arah utara, timur laut, tenggara, selatan dan barat daya.
“Masyarakat jangan terpancing isu-isu menyesatkan. PVMBG akan terus memberi informasi terkini,” tegasnya.
Dia juga memastikan aktivitas Bandara Ngurah Rai masih aman. Pun dengan daerah lain di Bali kecuali dari kawasan rawan bencana, dipastikan aman.
Jumlah pengungsi hingga Sabtu siang tercatat 25. 016 jiwa tersebar di 224 titik pengungsian.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…