truk-galian-hambat-evakuasi-pengungsi-ini-permintaan-kadinsos
RadarBali.com – Aktifitas tambang galian C di Kawasan Rawan Bencana (KRB), menghambat proses evakuasi yang dilakukan tim gabungan.
Truk enggan memberikan prioritas jalan kepada kendaraan evakuasi, meski telah diberi isyarat untuk menepi.
Buktinya, saat tim gabungan dari Badan SAR Nasional, TNI/Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) melakukan evakuasi kemarin,
arus kendaraan terhambat sejumlah truk yang hendak menuju tambang, maupun truk yang telah keluar tambang.
Kemarin tim gabungan yang dipimpin Kepala Dinas Sosial Buleleng, Gede Komang, melakukan evakuasi ke Banjar Dinas Pucang, Desa Ban, Kecamatan Kubu.
Kepala Dinsos (Kadinsos) Buleleng, Gede Komang mengatakan, kendala utama di lapangan adalah arus lalu lintas truk yang sangat mengganggu proses evakuasi.
Ketika berada di luar KRB, Gede Komang maklum dengan arus lalu lintas truk. Namun di dalam zona KRB, faktanya masih ada aktifitas pengangkutan material galian C.
“Kami juga mohon pengertian pada sopir truk yang menggunakan jalan ini. Biar sama-sama menjaga beberapa kemungkinan dalam beberapa minggu ke depan.
Dalam kondisi status awas ini, agar ada pengertian dan pemahaman lah saat ada situasi evakuasi,” kata Gede Komang
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…