pulang-ke-tanah-wayah-kerabat-dewa-penolong-dan-suami-sumiarti-shock
SINGARAJA – Kematian Dewa Ketut Wisnu Saputra saat menolong pasangan ibu dan anak Luh Putu Sumiarti, 39, dan putranya Kadek Yudistira, 11, menyisakan duka mendalam.
Pihak keluarga pun mengaku belum bisa menerima kepergian korban ke tanah wayah. Putra korban, Dewa Siva yang baru berusia lima tahun, juga masih trauma.
Ia terus menangis, sejak melihat ayahnya terkubur reruntuhan senderan. Duka mendalam juga terlihat di rumah duka keluarga korban Luh Putu Sumiarti dan Kadek Yudistira, di Banjar Dinas Kauh Teben, Desa Jagaraga.
Suami mendiang, Ketut Suweden, terlihat shock. Ia hanya terdiam menyaksikan jenazah dua orang yang ia cintai saat dibawa pulang ke rumah duka. Ia hanya berdiam diri di dalam rumah.
Jenazah keduanya dikebumikan di Setra Desa Pakraman Jagaraga, sore kemarin. Jenazah dikubur biasa, karena desa pakraman sedang maberata, mengingat tengah dilakukan perbaikan pura.
Musibah tragis itu mengundang simpati Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra.
Keduanya berkunjung ke rumah duka untuk menyampaikan bela sungkawa. Pemerintah juga memberikan santunan Rp 10 juta pada masing-masing korban.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…