Categories: Bali

Dampak Bencana Capai Rp 8 Miliar, Pemkab Geser Anggaran

SINGARAJA – Bencana banjir bandang yang melanda Buleleng sejak sepekan terakhir, menyebabkan kerugian hingga Rp 8 miliar.

Kerugian itu hanya berasal dari kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum. Belum termasuk kerugian masyarakat yang rumahnya terdampak banjir bandang.

Pemerintah berencana melakukan pergeseran anggaran, untuk memperbaiki infrastruktur akibat bencana alam.

Untuk jangka pendek, pemerintah akan menyuplai bantuan berupa sembako dan permakanan pada masyarakat yang terdampak.

Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng akan mengupayakan bantuan dana stimulan yang bersumber dari BPBD Bali maupun dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Khusus untuk perbaikan infrastruktur, rencananya akan dilakukan perbaikan melalui program rehab yang dari instansi teknis.

Baik itu BPBD Buleleng maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Buleleng.

Konsekuensinya, pemerintah harus melakukan pergeseran anggaran agar bisa mengakomodir program dimaksud.

Apalagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 sudah ketok palu sejak Desember 2017 lalu.

Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra mengatakan, pemerintah sudah melakukan rapat teknis untuk membahas bencana yang terjadi pekan lalu.

Nanti pemerintah akan melakukan langkah rehabilitasi infrastruktur dengan memanfaatkan anggaran yang ada di masing-masing SKPD.

Khusus dana bencana, belum akan dikeluarkan dalam waktu dekat karena tidak ada status tanggap darurat.

“Kerusakan infrastruktur memang harus segera diselesaikan. Nanti akan ada pergeseran anggaran. Jadi perbaikan infrastruktur yang rusak akibat longsor dan banjir,

akan dilaksanakan melalui program kegiatan. Baik itu di Dinas PUPR maupun di BPBD,” kata Sutjidra, saat ditemui di kawasan Tugu Singa Ambara Raja.

Untuk tahap awal, pemerintah akan memperbaiki ruas jalan Cempaga-Asah Gobleg dan Pedawa-Insakan.

Alasannya kedua ruas jalan itu tulang punggung perekonomian warga setempat. Selain itu menjadi akses bagi anak-anak Desa Pedawa mendapat pendidikan di jenjang SMP.

“Jalur Cempaga-Asah Gobleg sekarang sudah kami upayakan tambal dengan pasir batu. Nanti akan diprogramkan pembuatan senderan. Sehingga aman,” imbuhnya. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

2 bulan ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

11 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago