mengerikan-dicakar-anjing-sepekan-kemudian-sumasih-meninggal-dunia
GIANYAR – Nahas dialami Ni Wayan Sumasih, 40. Ibu rumah tangga itu meninggal dunia Kamis (1/3) usai dicakar anjing liar pekan lalu, tepatnya, Minggu lalu (25/2).
Warga Banjar Tengah, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati itu sempat disinyalir terkena rabies. Namun, yang bikin heran, anjing yang menggigit korban masih hidup hingga kini.
Berdasar informasi, kasus korban anjing liar yang meneror Sumasih itu berawal pada Minggu lalu (25/2). Saat melintas di Banjar Babakan, Desa Sukawati, ada anjing galak menghadangnya.
Beberapa bagian tubuh Sumasih kemudian jadi santapan si anjing. Sumasih dicakar pada bagian perut dan bagian paha.
Cakaran kaki anjing itu menyebabkan Sumasih mengalami luka robek sepanjang 5 centimeter di perut dan di paha.
Sesaat setelah dicakar anjing, Sumasih hanya mengobati luka seadanya. Atas saran kerabatnya, baru keesokan harinya, tepatnya, pada Senin (26/2) lalu, Sumasih berobat ke Puskesmas Sukawati.
Mengenai luka itu, Sumasih menjalani observasi terhadap lukanya selama satu minggu. Rupanya jalan hidup Sumasih pendek.
Belum rampung masa observasi berlangsung seminggu, Sumasih meninggal dunia Kamis (1/3) lalu pukul 07.30. Sore harinya, jasad Sumasih langsung diantarkan oleh warga ke setra Batuan untuk dikubur.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…