Categories: Bali

Duh Gusti…Pelajar di Buleleng Nekat Nyuri Demi Tebus Narkoba, Akhirnya

SINGARAJA – Peredaran narkotika di Buleleng kian mengkhawatirkan. Polisi mengamankan dua orang siswa di Buleleng, yang melakukan aksi pencurian barang-barang elektronik.

Mirisnya kedua orang siswa itu mencuri untuk membeli narkotika jenis sabu. Kedua siswa itu berinisial GA, 17, dan MS, 16. Keduanya berasal dari Kecamatan Seririt.

Kedua siswa itu diduga melakukan aksi pencurian di SMK Triatmajaya, yang ada di Desa Anturan. Diduga kuat mereka sudah tiga kali membobol sekolah dalam kurun waktu April hingga Mei 2018.

Kasus ini terungkap setelah polisi mendapat informasi ponsel yang dijual dengan harga miring. Polisi langsung melakukan pengecekan.

Ternyata nomor seri ponsel cocok dengan salah satu laporan kehilangan yang diterima polisi. Akhirnya dilakukan pengembangan dan polisi menemukan pelaku.

Modusnya, kedua tersangka menyelinap ke halaman sekolah dan masuk ke ruang guru. Keduanya lalu mengambil barang-barang elektronik yang tersimpan di sana.

“Karena yang pertama tidak ketahuan, akhirnya keterusan,” kata Kapolsek Kota Singaraja Kompol A.A. Wiranata Kusuma saat ditemui di Mapolsek Kota Singaraja Senin (28/5).

Saat diamankan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya dua buah laptop, delapan buah pisau ukir, sebuah ponsel, dan sebuah LCD proyektor.

Setelah melakukan pemeriksaan, polisi pun dibuat tercengang. Keduanya mengaku mencuri dengan motif ingin membeli sabu-sabu. Konon mereka sudah menggunakan narkotika sejak setahun terakhir.

Tersangka berinisial GA, bahkan menyalahgunakan uang kiriman orang tuanya. Salah seorang orang tuanya kini bekerja di luar negeri.

Setiap bulan GA mendapat kiriman uang yang cukup besar. Namun uang itu disalahgunakan untuk membeli narkotika.

Biasanya mereka menggunakan narkotika di rumah sang bandar yang berasal dari sebuah desa di Kecamatan Buleleng. Tak tanggung-tanggung, bandar itu disebut memanfaatkan anaknya sebagai kurir sabu.

“Pengakuannya kalau dua hari nggak nyabu, dia gemetaran. Untuk kasus narkobanya, sudah kami serahkan ke polres. Sedangkan kasus pencuriannya,

kami lakukan pemeriksaan. Nanti akan engacu pada sistem peradilan pidana anak, karena mereka masih di bawah umur,” jelas Wiranata.

Polisi pun menghimbau agar orang tua dan keluarga lebih awas terhadap anak-anak mereka. Mengingat peredaran narkotika tak memandang usia.

Tak menutup kemungkinan pecandu bisa menjadi seorang kriminal, gara-gara terdesak tak memiliki uang untuk membeli narkoba. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

2 bulan ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

11 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago