Categories: Bali

TERUNGKAP! Obat Peluruh Kandungan Dibeli Pacar Atas Perintah Korban

SINGARAJA – Penyidik di Polsek Kubutambahan memilih ekstra hati-hati melakukan penyelidikan terhadap tewasnya Ni Kadek Suciari, 20, warga Desa Musi, Kecamatan Gerokgak.

Polisi memilih menunggu hasil otopsi, sebelum melakukan langkah strategis berikutnya. Kapolsek Kubutambahan AKP Made Mustiada mengakui polisi memang harus ektsra hati-hati dalam penyelidikan kasus tersebut.

Terlebih ada beberapa bukti yang harus dipegang polisi. Terutama bukti penyebab kematian korban.

“Sampai hari ini kami belum terima hasil otopsi secara tertulis. Kami masih menunggu uji toksikologi dulu. Karena di tubuh korban kan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” kata Mustiada kemarin.

Menurut Mustiada dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, obat yang diduga digunakan untuk penggugur kandungan itu dibeli oleh Komang P yang tak lain adalah pacar korban.

Obat itu dibeli di salah satu apotek yang ada di Kota Singaraja tanpa resep dokter. Obat itu dibeli atas permintaan korban.

“Mereka berdua datang ke Singaraja, beli obat. Menurut keterangan saksi, korban memberi tahu nama obatnya. Tapi yang beli itu pacar korban,” kata Mustiada.

Korban disebut sudah memahami jenis-jenis obat keras, termasuk obat yang bisa dijadikan untuk menggugurkan kandungan.

Karena korban sempat menempuh pendidikan di SMKN 1 Kubutambahan, yang notabene fokus pada bidang kesehatan.

Setelah membeli obat, pacar korban juga sempat mengantarkan korban pulang ke kost. “Setelah diantar, pacar korban ini pulang.

Besok paginya pacar korban ini datang lagi. Maunya membangunkan korban, tapi sudah ditemukan lemas,” imbuh Mustiada.

Melihat fakta-fakta itu, Mustiada yang sempat menjabat Kasat Polair Polres Buleleng itu mengaku belum bisa menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

Penyebabnya polisi harus menunggu penjelasan pasti penyebab kematian korban, dari RS Sanglah Denpasar.

“Ya kita tunggu hasil otopsi itu saja. Setelah itu baru kami lakukan gelar perkara untuk proses selanjutnya. Tapi pacar korban itu sudah seminggu ini minta menginap di Polsek. Tidak kami tahan, tapi dia titip diri,” tandas Mustiada.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang wanita bernama Kadek Suciari, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di rumah kostnya, pada Minggu (27/5) lalu.

Korban diduga dalam kondisi hamil empat bulan, dan berusaha menggugurkan kandungannya. Polisi disebut mengamankan sejumlah barang mencurigakan yang ditemukan di kamar kost korban.

Salah satunya bungkus obat yang diduga digunakan untuk menggugurkan kandungan. Polisi juga tengah mendalami obat tersebut, apakah obat tergolong legal atau illegal

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

3 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago