kaget-erupsi-lava-pijar-warga-ban-meninggal-dunia-amor-ring-acintya
SEMARAPURA – Erupsi Gunung Agung tidak hanya membuat warga panik, namun juga meninggal dunia.
Salah seorang warga Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem, Ni Nyoman Konder, 49, dilaporkan meninggal dunia setelah melihat erupsi Gunung Agung, di kediamannya, Selasa (2/7) sekitar pukul 21.04.
Diduga korban meninggal dunia karena terlalu terkejut setelah melihat fenomena alam itu. Kapolsek Kubu, Karangasem, AKP Made Suadnyana menuturkan,
sebelum meninggal dunia, korban mendengar para tetangganya berteriak-teriak bahwa Gunung Agung mengalami erupsi.
Karena penasaran, korban memastikan kejadian itu dan kemudian keluar rumah. “Pada saat itu korban melihat Gunung Agung telah mengalami erupsi dengan mengeluarkan lava pijar yang mengalir melalui lereng gunung,” ungkapnya.
Diduga karena panik dan sangat terkejut melihat erupsi Gunung Agung, korban tiba-tiba pingsan. Melihat kondisi korban, suami korban, I Komang Gati kemudian membawa korban ke RS Pratama.
“Tapi, nyawa korban tidak bisa diselamatkan lagi,” tandasnya.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…