Categories: Bali

Angin Kencang di Selat Bali, Penyeberangan Gilimanuk – Ketapang Tutup

GILIMANUK – Kekhawatiran cuaca buruk akan mengganggu penyeberangan di Selat Bali terjadi.

Akibat angin kencang dan gelombang tinggi Selasa (10/7) sore, penyeberangan lintas Jawa-Bali terpaksa ditutup karena membahayakan pelayaran kapal.

Cuaca buruk tersebut memang sudah terjadi sejak beberapa hari yang lalu. Angin di selat Bali berembus kencang dan gelombang juga cukup tinggi.

Berdasar informasi cuaca dari BMKG  di Selat Bali bagian utara  angin timur – tenggara  dengan kecepatan 4 – 20 knot, dan gelombang dengan tinggi  0.25 – 1.0 meter.

Sementara di Selat Bali bagian selatan angin timur – tenggara dengan  4-15 knot dan gelombang 0.25-3.0 meter.  

Kemudian Selasa sore cuaca semakin memburuk. Karena angin kencang dan gelombang tinggi sangat membahayakan pelayaran kapal serta di pantai pelabuhan Ketapang terjadi ombak besar

yang membuat kapal sulit sandar untuk bongkar muat, maka Syahbandar Ketapang berkordinasi dengan Syabandar Gilimanuk sepakat menutup sementara penyeberangan.

Akhirnya penyeberangan di Selat Bali mulai ditutup pukul 16.45. “Penyeberangan ditutup sementara karena gelombang tinggi dan angin kencang membahayakan pelayaran.

Kapal bisa oleng keras atau hanyut, serta ombak besar di Ketapang menyulitkan kapal untuk sandar. Penutupan ini karena ada informasi dari syahbandar Ketapang,” ujar petugas penyeberangan.

Karena penyeberangan tutup, semua kapal yang sandar di dermaga untuk bongkar muat tidak diizinkan berlayar.

Sementara kapal-kapal yang sedang berlayar di tengah selat Bali diminta untuk mencari tempat mengapung yang aman.

Pengguna jasa penyeberangan terutama kendaraan yang menunggu penyeberangan dibuka juga harus menunggu di areal parker pelabuhan.

Penumpukan kendaraan tidak bisa dihindarkan. Namun belum menimbulkan antrean panjang di luar pelabuhan.

Setelah hampir dua jam penyeberangan tutup akhirnya sekitar pukul 18 . 35 dibuka kembali lantaran angin kencang dan gelombang tinggi sudah mereda.

Agus, Perwira Jaga, Syahbandar Ketapang, mengatakan, penyeberangan terpaksa ditutup sementara karena cuaca buruk dimana gelombang tinggi dan angin kencang yang terjadi di selat Bali sangat membahayakan pelayaran. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago