banjir-bandang-jembrana-rusak-96-rumah-kerugian-materi-rp-35-m-lebih
NEGARA-Banjir bandang yang terjadi di sungai Biluk Poh, menimbulkan kerugian besar.
Seperti ditegaskan Komandan Kodim 1617 Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok.
Dikonfirmasi disela pembersian material, Senin (24/12), Djefri mengatakan bahwa dari hasil pendataan ada sekitar 96 rumah warga yang terdampak banjir bandang, terdiri dari 55 di Kelurahan Tegal Cangkring dan 41 rumah di Desa Penyaringan.
Warga yang terdampak sudah mengungsi di dua tempat yang telah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana.
Sementara itu, Kepala BPBD Jembrana I Made Sudiada mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan korban dampak banjir. Data dari BPBD sebanyak 48 kepala keluarga (KK) terdampak hanya 15 KK yang mengungsi ke tenda pengungsian.
“Sementara kami pendataan dan penanganan korban, menyediakan kebutuhan warga,” terangnya didampingi kepala pelaksana BPBD Jembrana I Ketut Eko Susilo Artha Permana.
Ditanya mengenai kerugian materi dari bencana banjir bandang tersebut, diperkirakan mencapai Rp 3,5 miliar. Namun jumlah tersebut diprediksi masih bisa berubah karena masih dalam proses pendataan secara mendetail untuk memudahkan proses recovery.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…