Categories: Bali

Puluhan Rumah Korban Banjir Bandang Jembrana Masih Gelap-Gelapan

NEGARA – Pascabanjir bandang, sejumlah warga terdampak khususnya di wilayah Kelurahan Tegal Cangkring, Mendoyo, hingga Rabu (26/12) belum bisa beraktivitas normal.

Sejumlah infrastruktur yang mengalami rusak parah akibat terjangan banjir bandang sungai Biluk Poh juga belum seluruhnya  diperbaiki.

Akibatnya, tidak sedikit dari warga di kawasan yang terdampak harus tinggal di rumah dengan kondisi kotor, gelap dan minim air bersih.

Pantauan Jawa Pos Radar Bali, setidaknya ada 27 rumah yang hingga kini masih dalam kondisi memprihatinkan.  

“Sejak kejadian sampai sekarang kami setiap malam harus gelap-gelapan karena gardu listrik dimatikan karena banjir.

Tidak ada genset. Jadi terpaksa kalau tidak pakai lilin ya senter,”ujar Ketut Sudama, 38, salah satu warga terdampak kepada Jawa Pos Radar Bali.

 

Senada dengan Sudama, warga lain yakni Komang Adiyasa menambahkan, selain tidak ada aliran listrik, lanjut warga air bersih dari PDAM juga masih terputus.

Beruntung sebagian warga masih memiliki sumur untuk kebutuhan air bersih, selain untuk kebutuhan sehari-hari air masih digunakan untuk membersihkan rumah dan perabotan rumah tangga dari lumpur. 

“Selain listrik, air juga masih belum menyala.Beberapa barang kami seperti mobil, computer dan perabot kami lainnya juga rusak terendam air dan lumpur.Kami sudah data, tapi kami tidak tahu bagaimana bantuannya nanti,” terangnya.

Sementara itu, manager PLN Rayon Negara Ida Bagus Respati mengatakan, sementara sejumlah rumah warga terdampak banjir banding memang belum bisa dialiri listrik. Menurutnya, karena ada kerusakan instalasi listrik tidak bisa dilakukan penyambungan listrik.

“Terlalu berisiko, karena ada kerusakan instalasi.Apalagi warga masih melakukan pembersihan, dikhawatirkan berbahaya bagi warga,” terangnya.

Menurut Respati, pihaknya akan kembali menghidupkan listrik jika nantinya semua instalasi listrik milik warga sudah dinyatakan aman.

“Warga yang sudah memastikan instalasi aman, harus mendatangi Lurah atau Perbekel, serta Polsek Mendoyo, membuat surat pernyataan bahwa instalasi sudah aman. Apabila pihak lurah atau perbekel dan polsek sudah memastikan aman akan dinyalakan. Kalau belum kami tidak berani,” tukasnya.

Sedangkan Direktur (PDAM) Tirtha Amerta Jati Jembrana dari Ida Bagus Kerta Negara mengatakan, untuk sambungan air di jembatan Biluk Poh sudah bisa dilakukan penyambungan, namun belum bisa normal. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

6 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago