Categories: Bali

Runway Lintasi Banyak Fasum, Kelian Ngotot Pura Kubu Pande Tak Digeser

SINGARAJA – Kelian Desa Pakraman Kubutambahan, Jro Pasek Ketut Warkadea meminta agar Pura Kubu Pande tetap dipertahankan jika proyek Bandara Bali Utara jadi dibangun di desanya.

Pura yang berada di wilayah Banjar Dinas Tukad Ampel, Desa Kubutambahan itu, diharapkan tetap berdiri di lokasinya semula.

Harapan itu mencuat, setelah desa pakraman mempelajari hasil studi dari konsultan perencana PT. Virama Karya.

Dalam dokumen studi yang disodorkan konsultan, memang ada beberapa fasilitas umum yang terdampak.

Tercatat ada fasilitas tempat suci yang terdampak, seperti Pura Subak dan Pura Kubu Pande. Selain itu fasilitas balai banjar dinas di turut terkena.

Ada pula fasilitas pendidikan seperti SDN 7 Kubutambahan dan SMAN Bali Mandara. Serta fasilitas perkantoran Mapolsek Kubutambahan.

Hanya saja dalam studi itu, tak diberikan penjelasan lebih lanjut. Apakah fasilitas-fasilitas itu terdampak runway langsung, atau hanya sekadar berada di dalam kawasan pelabuhan udara.

Kalau hanya berada di dalam kawasan pelabuhan, diprediksi hal itu tak akan mempengaruhi aktifitas take off dan landing pesawat.

Kelian Desa Pakraman Kubutambahan, Jro Pasek Warkadea mengatakan, dirinya sempat didatangi tim peneliti dari PT. Virama Karya.

Saat itu tim menjelaskan ada beberapa fasilitas umum yang terdampak. “Waktu itu saya tanya, pura ada yang kena nggak? Dijelaskan Pura Kubu Pande kena. Waktu itu saya minta pura jangan digeser. Kalau bisa digeser runway-nya,” kata Warkadea.

Atas permintaannya tersebut, Warkadea menyebut pihak konsultan menyanggupi rencana tersebut.

“Menurut informasi dari tim, memang akan kena. Jadi nanti akan digeser runway-nya. Bukan puranya yang digeser,” imbuhnya.

Ia pun menegaskan, pihak desa pakraman akan mempertahankan sejumlah pura, situs, dan cagar budaya di wewidangan desa pakraman.

Asal tahu saja, pembangunan bandara internasional di Bali Utara sempat menjadi wacana selama bertahun-tahun. Bahkan wacana ini selalu menjadi janji para politisi, tiap kali pemilihan dilangsungkan.

Kini wacana itu mulai menunjukkan titik terang. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sempat melakukan peninjauan ke Desa Kubutambahan.

Saat itu Menhub berjanji akan menerbitkan izin penetapan lokasi dalam kurun waktu empat tahun mendatang.

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

2 minggu ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago