Categories: Bali

Senderan Jebol, Disdik Jamin Proses Belajar di SDN 6 Berjalan Normal

DENPASAR – Senderan SDN 6 Ubung, Denpasar Utara jebol dan dikhawatirkan oleh masyarakat setempat.

Celakanya, senderan yang jebol tersebut belum mendapat penanganan. Meski begitu, Pemkot Denpasar memastikan proses belajar mengajar tetap jalan.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kota Denpasar, Wayan Gunawan mengatakan,

longsornya tebing di  lingkungan SDN 6 Ubung Denpasar mengakibatkan tiga ruang belajar terpaksa dikosongkan karena dianggap rawan.

Siswa yang selama ini menggunakan ruang tersebut dipindah ke ruang belajar di bagian timur yang dianggap lebih aman.

“Kita fokus pada keamanan belajar anak sehingga mereka dipindah,” jelas Gunawan. Kata dia,  sekolah yang telah berdiri sejak tahun 70-an itu kini memiliki 270-an siswa.

Selain tiga ruang belajar yang dikosongkan, bangunan toilet juga tidak difungsikan karena dianggap rawan.

Namun, dia memastikan tidak ada gangguan terhadap pelaksanaan proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

Hal ini lantaran siswa di tiga ruangan yang dikosongkan tersebut melaksanakan proses belajar mengajar di gedung timur yang relatif lebih aman.

“Tidak ada gangguan proses belajar dan mengajar, serta kami sudah berkoordinasi dengan kepala sekolah agar akses menuju tebing ditutup untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Kabid Sumber Daya Air, DPUPR Kota Denpasar, IA Trisuci Arnawati menjelaskan, bahwa permohonan perbaikan senderan sungai ini telah dilakukan sejak 2016 lalu  pasca longsor.

Namun, saat ini masih belum ada kejelasan. Padahal, Detail Engineering Design (DED) terhadap penataan telah dikeluarkan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida.

Karena BWS yang mempunyai kewenangan tersebut. Pihaknya akan terus berkoordinasi hingga penanganan dapat segera dilaksanakan.

“Kita sudah mohonkan bantuan ke pusat untuk perbaikan,” jelas Trisuci Arnawati. Sesuai kewenangan penanganan tebing longsor tersebut berada di Balai Wilayah Sungai Penida Bali.

Untuk penanganan tebing tersebut sesuai perencanaan diperkirakan menelan anggaran antara Rp 4,3 hingga Rp 4,5 miliar.(

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

3 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago