Categories: Bali

Duh, 30 Ekor Sapi Lolos ke Jawa, Karantina Bantah Kecolongan

NEGARA – Jika tahun lalu petugas Karantina dan anggota Polair berhasil mengamankan 26 ekor sapi Bali yang dokumennya tidak lengkap di pelabuhan Ketapang Banyuwangi,

Senin (6/5) dinihari lalu giliran anggota TNI AL Lanal Banyuwangi yang mengamankan 30 ekor sapi Bali dari Bali.

Ke 30 ekor sapi Bali yang diangkut dengan dua truk fuso itu diamankan karena beratnya dibawah berat minimal yang ditentukan.

Saat ini ke 30 ekor sapi Bali yang akan dikirim ke Bekasi dengan truk Fuso D 9773 AA dan DK 9479 WF itu diamankan dilapangan dekat Hotel Dialog, Banyuwangi.

Sesuai dengan pasal 16 ayat 5 tentang pengelolaan sapi Bali pada Peraturan Gubernur Bali No. 77 tahun 2017, yang boleh dikirim ke luar Bali hanyalah sapi yang memiliki berat di atas 350 kilogram.

Tapi nyatanya, puluhan ekor  sapi  itu beratnya di bawah 350 kilogram. Sementara itu, Penanggungjawab Karantina Pertanian Wilayah Kerja (Wilker) Gilimanuk Ida Bagus Eka Ludra,

kemarin mengatakan, sesuai Pergub Bali Nomor 77 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2017

tentang Pengelolaan Sapi Bali, ada persyaratan teknis seperti Sapi Bali jantan itu beratnya harus minimal 350 kilogram.

Jika di bawah 350 kilogram, maka umur sapi harus di lebih dari tiga tahun. Untuk sarana upacara agama ada pengecualian yakni sapi yang beratnya 250 gram.

Sedangkan untuk penelitian dan pembuatan produk biologis tidak ada dipersyaratan berat sapi minimal.

“Untuk iizin sapi-sapi itu untuk sapi potong bukan bibit. Persyaratan dari karantina adalah ada Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH)

dari Dinas Peternakan dan Ijin pengeluran dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan terpadu satu Pintu di Provinsi Bali,” ungkapnya.

Eka Ludra membantah kalau pihaknya dikatakan kecolongan dengan lolosnya 30 ekor sapi tersebut. Menurutnya, ke 30 ekor sapi itu semua izin atau dokumen pengirimanya lengkap.

”Karena semua dokumennya lengkap maka kami  tidak mungkin menahan kami tahan,” tandas Eka Ludra.

Dalam melakukan pemeriksaan, Karantina Wilker Gilimanuk selain memeriksa  dokumen, sapi-sapi yang akan dikirim keluar Bali melalui pelabuhan Gilimanuk untuk memeriksa kesehatanya.

“Tetapi kami tidak menimbang sapi-sapi itu. Kami cuma memastikan dokumennya lengkap dan sapi-sapi itu sehat,” tandasnya.

Sebelumnya anggota pada Senin malam anggota TNI AL Lanal Banyuwangi yang curiga terhadap gerak-gerik sopir saat dua truk fuso

pengangkut puluhan sapi itu langsung melakukan pencegatan begitu turun dari kapal di dermaga Landing Craft Macine (LCM) Pelabuhan Ketapang.

Setelah diamankan ternyata kecurigaan kalau berat sapi yang dikirim itu dibawah berat minimal yang ditentukan benar sehingga dilakukan penahanan.

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

3 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago