lahan-mahal-petani-nusa-penida-jual-rumput-laut-basah-ke-pengepul
SEMARAPURA-Masalah baru dihadapi para petani rumput laut di Desa Lembongan, Nusa Penida, Klungkung.
Di tengah rencana Pemerintah Kabupaten Klungkung mengembalikan dan memajukan budidaya rumput laut di kawasan ini, kini masyarakat petani di Lembongan justru terbentur masalah lahan.
Seperti disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung I Wayan Durma.
Menurutnya, geliat industri pariwisata di Nusa Penida membuat nilai jual lahan di Desa Lembongan terkerek naik.
“Jadi petani rumput laut di Desa Lembongan ini kesulitan lahan untuk menjemur rumput laut,” ungkapnya.
Akibatnya, para petani menjual hasil panen rumput laut ke pengepul dalam kondisi basah.
“Biasanya pengepul itu maunya membeli rumput laut yang sudah kering. Pengusaha dari Buleleng ini mau membeli dalam kondisi basah. Saya sampai tercengang,” tandasnya.
Meski tak semahal ketika dijual dalam kondisi kering, namun dengan adanya pengepul menerima rumput laut basah dari petani bisa meringankan kendala yang saat ini tengah dihadapi.
Untuk itu, imbuh Durma, dengan adanya sejumlah pengusaha yang mau menbeli rumput laut basah, masalah lahan diakuinya sedikit terselesaikan
“Saat ini para petani rumput laut di Nusa Penida sudah membentuk kelompok tani, sehingga mudah dalam memberikan pembinaan, kontrol dan bantuan,”tukasnya.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…