dinas-pkp-pastikan-ikan-nila-mati-terpapar-belerang-tak-bisa-dimakan
BANGLI – Fenomena tahunan kembali terulang di areal tambak ikan nila di Danau Batur, Kintamani. Ribuan ikan nila mabuk dan mati mengambang.
Menurut Dinas PKP Bangli, kematian ribuan ikan nila itu karena dasar danau lagi menyemburkan belerang.
Menurut Sekretaris Dinas PKP Bangli I Wayan Sarma, ikan tersebut sudah tidak bisa dikonsumsi apalagi dijual.
Jalan satu-satunya, ikan tersebut diolah untuk dijadikan pupuk. Kata Sarma, fenomena ini terjadi tiap tahun.
“Fenomena ini tahunan. Saat ini masuk musim dingin. Seperti tahun lalu bangkai ikan diolah jadi pupuk melalui proses fermentasi,” ujarnya.
Mengenai antisipasi supaya ikan lainnya tidak ikut mabuk belerang, Dinas PKP mengeluarkan surat edaran yang disebarkan melalui desa.
Terlebih, semburan belerang ini diperkirakan akan terjadi hingga September mendatang. “Kejadian sekitaran bulan Juli hingga September.
Dalam kurun waktu tersebut masyarat diimbau untuk menunda penebaran benih. Selain itu massa panen bisa diajukan jadwalnya,” pintanya.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…