Categories: Bali

Dewan Minta Lebih Ramping, Pemkab Buleleng Usul Tiga Dinas Dilebur

SINGARAJA  – Pemerintah Kabupaten Buleleng akhirnya mengajukan usulan perampingan dinas ke DPRD Buleleng.

Usulan itu dibawa Asisten Pemerintahan Setda Buleleng Putu Karuna, dan diserahkan pada Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Buleleng Nyoman Gede Wandira Adi.

Dalam rancangan yang diserahkan oleh eksekutif, terungkap ada tiga dinas yang dipastikan dilebur. Ketiganya adalah Dinas Statistik, Dinas Perikanan, serta Dinas Koperasi dana Usaha Kecil Menengah.

Rencananya Dinas Statistik akan bergabung dengan Dinas Kominfo Sandi Buleleng, Dinas Perikanan bergabung dengan Dinas Ketahanan, sementara Dinas Koperasi dan UKM bergabung dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

“Kalau Dinas Pemadam Kebakaran akan tetap berdiri sendiri. Sebab kalau digabung dengan Pol PP, beban kerjanya terlalu tinggi. Luas Buleleng ini kan seperempat Pulau Bali. Malah nanti kinerjanya jadi tidak optimal,” kata Putu Karuna.

Menurutnya dengan perampingan dinas, dipastikan akan ada penyesuaian pegawai yang terjadi. Khusus di tingkat eselon II dan eselon III, dipastikan tidak ada yang kehilangan jabatan.

Sementara pejabat di tingkat eselon IV, yakni setingkat kasubbag dan kasi, disebut akan ada penyesuaian.

“Kalau mau bersabar, tidak menjabat selama beberapa bulan. Karena pertengahan tahun depan juga ada pejabat eselon IV yang pensiun. Tapi kalau tidak, kami akan alihkan ke jabatan fungsional,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Bapemperda Buleleng Nyoman Gede Wandira Adi meminta agar pemerintah tak hanya merampingkan tiga dinas saja.

Ia meminta agar pemerintah bisa merampingkan lebih banyak dinas. Sehingga tidak ada tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas.

Menurutnya dengan jumlah dinas yang banyak, otomatis anggaran yang diberikan juga tak maksimal.

“Kalau hemat kami, lebih baik sedikit dinas. Jadi bisa fokus susun program, anggarannya juga bisa lebih besar.

Kalau terlalu banyak dinas, anggarannya juga makin sedikit. Malah hanya cukup untuk operasional dan biaya rutin saja,” kata Wandira.

Ia pun berjanji akan mengawal perampingan dinas itu, dalam pembahasan di tingkat panitia khusus (pansus).

Wandira sendiri mengklaim sudah memiliki beberapa kajian, yang diharapkan bisa merampingkan dinas-dinas lain yang dianggap kurang efektif.

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago