Categories: Bali

Shortcut Tuntas 2021, Alternatif Bangun Jalur Kereta atau Jalan Baru

SINGARAJA – Wacana pembangunan bandara di Bali Utara, masih menanti proses pembangunan infrastruktur.

Pemerintah Provinsi Bali maupun Pemerintah Kabupaten Buleleng, kini tengah menanti desain pembangunan jalan baru yang menghubungkan antara Bali Utara dengan Bali Selatan.

Jalan baru ini juga menjadi infrastruktur utama, sebelum bandara benar-benar dibangun. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan, pembangunan infrastruktur penghubung antara Bali Utara-Bali Selatan, mutlak dibutuhkan.

Sebenarnya, sudah ada ruas infrastruktur antara utara-selatan. Ruas itu berupa jalur shortcut yang ditargetkan rampung seluruhnya pada tahun 2021 mendatang.

“Tapi volume shortcut ini kan terbatas. Nanti akan dibuatkan lintasan yang lebih cepat,” kata Agus Suradnyana saat memberikan keterangan pers di Rumah Jabatan Bupati Buleleng.

Kini setidaknya ada dua alternatif yang mencuat. Yakni pembangunan jalur kereta api, atau pembangunan jalan baru yang melewati wilayah Kintamani.

Pembangunan jalur kereta api memiliki keunggulan dari sisi ketepatan waktu. Hanya saja dibutuhkan anggaran yang besar untuk merealisasikannya.

Sementara untuk pembangunan jalan, membutuhkan biaya yang lebih rendah. Hanya saja ada potensi alih fungsi lahan yang mencuat.

Bupati Agus menyebut, alternatif yang muncul yakni memadukan antara pembangunan jalan baru dengan jalan tol.

“Kalau semua jalan tol, daerah yang dilewati ekonominya tidak berkembang. Tapi kalau semua dibuka jalan baru, mengatur tata ruang agak berat.

Kita tunggu saja desain jalan dari Kementerian PU. Pak Menteri PU (Basuki Hadimuljono, Red) sudah mengiyakan pembangunan jalan ini,” imbuhnya.

Bupati Agus pun kembali menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur penghubung sangat mutlak dibutuhkan.

“Kita nggak mau bandara baru di Buleleng ini nasibnya seperti Bandara Kertajati di Jawa Barat. Makanya nanti infrastruktur dulu,” katanya lagi.

Sekadar diketahui, pada Kamis (7/11) lalu, Pemkab Buleleng dan Pemprov Bali sempat melakukan pertemuan membahas progress perencanaan bandara bersama Kementerian Perhubungan.

Dalam rapat itu tim Kemenhub menyampaikan aspek perencanaan teknis yang harus disempurnakan. Terutama yang terkait dengan keselamatan penerbangan.

Masukan yang muncul akan disampaikan pada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Nantinya masukan itu akan dituangkan dalam dokumen penyempurnaan masterplan yang disusun konsultan perencana.

Selanjutnya masterplan yang sudah dianggap final, akan dijadikan dasar oleh Guberur Bali Wayan Koster untuk menerbitkan izin penetapan lokasi. Diharapkan izin penetapan lokasi itu sudah terbit pada tahun ini. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago