Categories: Bali

[Memalukan] Belasan Pemilik Mobil Mewah di Tabanan Tak Bayar Pajak

TABANAN- Pemberlakukan program pemutihan 2019 ternyata tak memberi efek berarti bagi orang kaya di Tabanan.

 

Terbukti, meski sudah diberlakukan program pemutihan, namun masih banyak pemilik kendaraan mewag di Kabupaten Tabanan yang tidak taat membayar pajak kendaraan bermotor.

 

Bahkan sesuai catatan, dari total 99 unit mobil mewah yang dibidik oleh Samsat Tabanan belum sepenuhnya terealisasi.

 

Dari jumlah tersebut, masih ada 15 wajib pajak (WP) pemilik kendararan mewah yang tidak melakukan pembayaran.

 

Kasi Penagihan dan Keberatan UPTD Bapenda Provinsi Bali di Tabanan, Sagung Intan Darmapatni membenarkan dengan masih banyaknya pemilik mobil mewah di Tabanan yang nunggak pajak.

 

Dia menjelaskan berdasarkan data yang diperoleh dari Provinsi, pihaknya ditargetkan mengejar tunggakan Belum Daftar Ulang (BDU) atau kendaraan yang belum dibayarkan pajaknya mencapai 99 unit yang merupakan BDU Gajah yakni sebutan untuk spesifikasi kendaraan dengan harga Rp250 Juta keatas.

 

“Untuk saat ini progressnya sudah 75 persen, sisanya sekitar 15 unit lagi yang belum melakukan pembayaran pajak,” tuturnya ditemui, Jumat (10/1).

 

Berdasarkan hasil identifikasi, dari 99 unit kendaraan tersebut, 60 unit statusnya dikuasai dan dimiliki, dan 39 unit terjual. Tak sedikit dari WP pemilik kendaraan mewah ini yang sengaja menunggu pemutihan untuk membayar pajak kendaraannya untuk mendapatkan pengampunan denda keterlambatan. 

 

Sedangkan untuk BDU Kancil atau istilah untuk BDU sepeda motor terdata sebanyak  8.000 unit yang telah membayar pakak dari sebelumnya 11.000 unit yang belum melakukan pembayaran pajak.

 

“Dari identifikasi kami ada empat unit yang alamatnya tidak ditemukan. Jadi masih ada sekitar 3.000 kendaraan yang belum melakukan pembayaran pajak,” bebernya.

 

Menurutnya, capaian target pembayaran tunggakan pajak kendaraan bermotor tersebut sangat dipengaruhi dengan adanya pemutihan denda.

 

Disamping itu, adanya program Samsat Kerti juga membuat para WP banyak yang langsung membayarkan pajak kendaraannya.

 

“Samsat Kerti ini, kami langsung turun ke lapangan mencetak langsung, jadi sangat terbantu sekali, disamping kami juga sosialisasi ke banjar-banjar, kampus-kampus,” ungkap Intan.

 

Selain itu, Jumat (10/1) Samsat Tabanan juga telah resmi mengoperasikan program Samsat Gelis Drive Thru yang sudah menjalani uji coba sejak dua hari terakhir.

 

Dari program ini diharapkan memberikan pelayanan yang cepat dan nyaman bagi masyarakat. (

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

2 minggu ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago