Categories: Bali

KABAR BAIK! Bantuan Pangan Non Tunai Naik Nyaris Dua Kali Lipat

SINGARAJA – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kini mengalami kenaikan. Nominal kenaikan bantuan yang diterima keluarga miskin nyaris mencapai dua kali lipat.

Ini pertama kalinya bantuan tersebut mengalami peningkatan, sejak program tersebut digulirkan pada 2017 lalu.

Terhitung sejak Maret 2020, para pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) BPNT akan menerima bantuan non tunai senilai Rp 200 ribu, dari semula Rp 110 ribu.

Bantuan itu sudah dapat dicairkan sejak pekan pertama Maret 2020. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) disebut telah menerima kenaikan nominal tersebut.

Tak hanya menerima kenaikan nominal, keluarga miskin juga disebut bisa menukarkan bantuan dengan berbagai jenis makanan.

Sebelumnya bantuan tersebut hanya dapat ditukarkan dengan beras dan telur. Kini bantuan itu bisa ditukarkan dengan sumber karbohidrat berupa beras, kentang, dan sejenisnya;

protein hewani yang bersumber dari ikan, daging, atau telur; protein nabati yang bersumber dari kacang-kacangan; maupun sayur atau buah-buahan.

“Saya baru dapat informasi dari KPM, kalau ada kenaikan sampai Rp 200 ribu. Memang ada wacana kenaikan dari Kemensos, tapi kami belum terima surat resminya.

Ternyata sudah direalisasikan kenaikannya,” kata Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Buleleng, Ni Nyoman Mariani Febrianti.

Lebih lanjut Mariani mengatakan, dari hasil koordinasi dengan Kemensos, kenaikan BPNT itu disebut akan berlaku selama enam bulan kedepan.

Artinya nominal sebesar Rp 200 ribu per keluarga itu, akan diterima hingga Agustus 2020 mendatang.

Disinggung soal tambahan jenis pangan yang dapat diterima keluarga miskin, Mariani mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pemilik e-warung yang menjadi agen penyalur BPNT.

Pemilik e-warung diminta menyediakan jenis pangan tambahan. Seperti sayur mayur, buah, beras, telur, maupun tahu dan tempe.

“Alangkah baiknya lagi kalau pemilik e-warung bisa berkoordinasi dengan KPM langsung. Yang jelas, BPNT itu tidak bisa ditukarkan

untuk produk olahan seperti mie instan atau ikan asin, minyak goreng, termasuk pulsa dan rokok,” tukasnya. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

2 minggu ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago