aktivitas-vulkanik-gunung-agung-meredup-zona-rawan-diubah-jadi-2-km
AMLAPURA – Aktivitas Gunung Agung, Karangasem, Bali terus menurun. Gunung dengan ketinggian 3.142 mdpl ini sekarang ini lebih adem.
Aktifitasnya juga sudah menurun. Untuk itu zona bahaya Gunung Agung pun dipersempit radiusnya menjadi 2 km dari sebelumnya 4 km.
Hanya saja status Gunung Agung masih berada pada level III (siaga). Hal ini dibenarkan Kepala BPBD Karangasem IB Ketut Arimbawa terkait rapat evaluasi aktifitas Gunung Agung.
“Ya, sudah dilakukan evaluasi terkait aktifitas Gunung Agung,” ujar IB Arimbawa. Rapat melalui aplikasi zoom meeting itu diikuti PVMBG, BNPB, BPBD Bali, BPBD Karangasem, dan Pos Pengamat Gunung Api Agung Rendang Karangasem.
Rapat evaluasi ini dibuka oleh Kepala PVMBG Pusat, Kasbani. Kemudian rapat diambil oleh Devvy Kamil Syahbana.
Hasil rapat sendiri menyimpulkan aktivitas Gunung Agung mengalami penurunan drastis. Berdasar analisis data secara menyeluruh potensi untuk terjadi erupsi masih ada, namun dalam sekala rendah.
Erupsi yang mungkin terjadi saat ini dapat berupa lontaran batu/lava pijar, hujan abu maupun hembusan gas-gas vulkanik potensi berbahaya di sekitar area puncak.
Saat ini, ancaman bahaya utama erupsi Gunung Api Agung kemungkinan masih terlokalisir di dalam radius 2 km dari kawah puncak.
“Masyarakat di luar radius bahaya tersebut dapat beraktivitas seperti biasa,” kata IB Arimbawa.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…