Categories: Bali

Kenalkan Eko Wisata Saba Asri, Lepas 10 Ribu Tukik ke Pantai Saba

GIANYAR – Sebanyak 10 ribu tukik atau anak penyu dilepasliarkan di Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, kemarin.

Puluhan ribu tukik ini berasal dari tempat penangkaran penyu Saba Asri di Desa Saba. Ketua Panitia, I Made Kikik yang juga Ketua Kelompok Penangkaran Penyu Saba Asri, menyatakan, selama Januari-Agustus 2020, penangkaran menetaskan 10.835 ekor tukik.

“Pelepasliaran tukik dalam jumlah yang cukup besar baru pertama kali kami lakukan,” ujar Kikik, kemarin.

Kata dia, penyu yang dilepasliarkan merupakan jenis penyu Lekang atau dalam bahasa ilmiah, Lepidochelys Olivacea.

Dalam bahasa Inggris, dikenal dengan nama Olive Ridley Sea Turtle. “Jenis penyu Lekang yang ini memang cocok untuk pantai yang berpasir hitam,” jelas Kikik.

Menurut Kikik, pelepasliaran tukik kali ini untuk mengampanyekan pentingnya konservasi alam bagi kelangsungan hidup penyu.

Terlebih, saat ini momen yang tepat karena memperingati Hari Konservasi Alam Nasional yang jatuh pada 10 Agustus.

“Kegiatan ini juga ingin lebih memperkenalkan Eko Wisata Saba Asri ke masyarakat umum sebagai salah satu tempat konservasi penyu di Bali dan satu-satunya di Kabupaten Gianyar,” jelasnya.

Pelepas liarkan tukik bekerjasama dengan beberapa komunitas pecinta lingkungan, maupun wisatawan yang berkunjung ke konservasi.

Kegiatan kali ini, bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar dan Indonesia Power.

Sementara itu, Sekda Gianyar, Made Wisnu Wijaya mengapresiasi kegiatan di penangkaran Saba Asri.

“Habitat penyu semakin berkurang. Hal ini tentu harus ada gerakan masif terkait dengan pelestarian penyu,” pintanya.

Sekda menuturkan jika penyu termasuk binatang yang dilindungi. “Tentu ini menjadi apresiasi pemerintah. Ada seperti yayasan yang konsen terhadap pelestarian penyu harus diapresiasi,” pungkasnya.

Kegiatan melepasliarkan penyu dihadiri oleh sejumlah pihak. Mulai Sekda, Plt Kepala DLH Gianyar Wayan Kujus Pawitra, Kapolres Gianyar AKBP Dewa Adnyana,

anggota Komisi IV DPR RI I Nyoman Parta, perwakilan Kementerian KKP RI, Kementerian Lingkungan Hidup RI dan beberapa komunitas pecinta lingkungan hidup di Bali. Bahkan, sejumlah warga asing juga terlibat. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak
Tags: pantai saba

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 bulan ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

1 tahun ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

2 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago