Categories: Bali

Didiagnosis Typhus, Komisioner KPU Jembrana Positif Covid-19

NEGARA – Salah satu komisioner KPU Jembrana terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (9/9). Anggota penyelenggara Pilkada tersebut sebelum dinyatakan positif sempat sakit dan menjalani perawatan di RSU Negara dengan diagnosa typhus.

Namun, dari hasil uji swab positif terpapar virus SARS CoV-2. Kasus positif anggota KPU Jembrana tersebut dikhawatirkan menjadi klaster baru penularan virus karena saat ini tahapan pilkada sudah berjalan.

Di mana banyak kegiatan diselenggarakan KPU Jembrana dihadiri banyak orang. Salah satunya adalah pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Jembrana sejak Jumat (4/9) hingga Minggu (6/9).

Mengenai kasus terkonfirmasi positif salah satu komisioner KPU Jembrana tersebut dibenarkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 I Gusti Agung Putu Arisantha.

Menurutnya, anggota KPU Jembrana tersebut sempat mengalami gejala demam yang mengarah pada typhus.

“Gejala pastinya demam, tidak enak badan dan tenaga sedikit down. Karena itu saya sarankan untuk periksa ke rumah sakit,” jelasnya.

Berdasar hasil uji swab, komisioner yang membidangi teknis pemilu tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

Selanjutnya, tim surveilans dari dinas kesehatan akan melakukan pelacakan kontak terhadap keluarga dan teman kerjanya.

Karena saat ini KPU Jembrana sedang melaksanakan program tahapan Pilkada Jembrana, pihaknya mempertimbangkan untuk melakukan pengujian kesehatan, baik rapid test dan swab.

Sesuai dengan pedoman, kontak erat tanpa gejala sesuai pedoman harus isolasi mandiri. Namun karena berkaitan dengan tahapan Pilkada, dikhawatirkan mengganggu tahapan jika harus karantina mandiri selama 14 hari.

Karena itu akan dilakukan swab untuk memastikan teman kerjanya tidak terpapar, baik komisioner lainnya dan staf.

“Memang lebih baik swab, agar bisa diketahui cepat hasilnya sehingga pekerjaan tidak terganggu dan tidak terjadi klaster penularan Covid-19,” terangnya.

Ketua KPU Jembrana I Ketut Gde Tangkas Sudiantara mengatakan, salah satu anggotanya sudah tidak mengikuti kegiatan KPU Jembrana karena sakit sejak akhir bulan Agustus lalu.

“Karena yang bersangkutan sakit, sudah lama tidak masuk kerja,” jelas Tangkas Sudiantara. Meski salah satu komisioner positif, tahapan pilkada masih tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat lagi.

“Sebelum ada instruksi lebih lanjut tahapan pilkada tetap berjalan,” kata Nengah Suardana, komisioner divisi hukum KPU Jembrana. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 bulan ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

1 tahun ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

2 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago