Categories: Bali

Buleleng Zona Merah, SKB CPNS di Undiksha Dilakukan Daring

SINGARAJA – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bagi para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang melamar di Universitas Pendikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, tetap berlangsung.

Hanya saja proses seleksi itu dilakukan secara daring. Mengingat saat ini Buleleng masuk dalam zona merah peta risiko covid-19 di Bali.

Proses SKB itu dilangsungkan mulai kemarin (21/9) hingga Rabu (23/9) mendatang. Total ada 78 orang peserta yang akan memperebutkan 32 formasi yang tersedia.

Mereka wajib mengikuti tes wawancara serta tes micro teaching. Para penguji berasal dari Undiksha yang dipilih sesuai dengan bidang keilmuan.

Ketua Panitia SKB I Made Karunia menjelaskan, para peserta bukan hanya mengikuti seleksi wawancara dan micro teaching saja. 

Mereka juga harus mengikuti ujian berbasis komputer yang akan dilaksanakan pada Selasa (29/9) pekan depan.

“Banyak formasi yang tersedia. Ada yang formasi butuh pendidikan S2, dokter spesisialis, untuk S3 juga ada,” kata Karunia.

Rektor Undiksha Prof I Nyoman Jampel mengatakan pelaksanaan SKB sepenuhnya mengikuti kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Undiksha Singaraja hanya sebagai pelaksana ujian dan penyedia Sumber Daya Manusia (SDM) penguji.

Dalam proses pelaksanaan pun, pihak kampus melibatkan ombudsman dan aparat kepolisian sebagai pemantau independen.

Hal itu dilakukan untuk mencegah potensi terjadinya pelanggaran kebijakan maupun prosedur ujian. Ditambah lagi seluruh proses ujian juga direkam sebagai bukti tidak terjadi pelanggaran.

“Untuk tes wawancara dan micro teaching, sesuai hasil rapat, ditetapkan melibatkan unsur pimpinan dan yang memiliki kompetensi bidang ilmu psikologi maupun yang sudah

memiliki kapabilitas sesuai bidang. Untuk hal yang ditanyakan, penguji juga baru tahu saat baru masuk aplikasi. Kita tidak tahu sebelumnya. Kami sangat saklek mengikuti regulasi yang ditentukan oleh pusat,” tegas Prof Jampel.

Prof Jampel mengatakan dalam proses seleksi itu diharapkan pihak kampus bisa mendapat dosen yang sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi.

“Saya berkeyakinan dengan tes ini, bahwa input dosen betul-betul sesuai kebutuhan,” pungkas Prof Jampel. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

2 bulan ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

11 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago