Categories: Bali

Pasien Positif dan Probable Covid-19 di Jembrana Meninggal Dunia

NEGARA – Satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani perawatan di ruang isolasi RSU Negara dilaporkan meninggal dunia, Minggu kemarin (11/10).

Pasien asal Desa Batuagung, tersebut selain terkonfirmasi positif juga didiagnosa mengalami penyakit penyerta. Selain pasien positif, satu lagi pasien probable meninggal di ruang isolasi.

Direktur RSU Negara I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata membenarkan bahwa dua pasien ruang isolasi RSU Negara meninggal kemarin.

Menurutnya, salah satu pasien yang meninggal merupakan pasien yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani perawatan sejak Rabu (7/10) lalu.

“Pasien juga menderita penyakit kencing manis dan hipertensi,” jelas dr Oka Parwata. Karena sudah terkonfirmasi positif, proses pengurusan jenazah dengan protokol Covid-19.

Menurut informasi, pihak keluarga berencana akan melakukan kremasi jenazah pasien laki-laki berusia 55 tahun tersebut.

“Jenazah masih dititip di ruang jenazah RSU Negara, menunggu keputusan dari keluarga untuk proses kremasinya,” ungkapnya.

Selain pasien terkonfirmasi positif yang meninggal di ruang isolasi, satu pasien probable asal Desa Tegal Badeng Barat meninggal dalam waktu hampir bersamaan.  

Pasien laki-laki berumur 15 tahun tersebut sebelumnya merupakan rujukan dari salah satu rumah sakit swasta.  “Pasien sudah diswab, tapi hasil swab belum keluar,” jelasnya.

Pasien sebelumnya menjalani operasi ileus obstruktif. Kondisi korban sudah mengalami infeksi multi organ. Karena hasil swab belum keluar, penanganan jenazah tetap dengan protokol Covid-19.

“Kami masih menunggu kabar keputusan dari pihak keluarga. Sementara jenazah dititip di ruang jenazah,” terangnya.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal di RSU Negara sebelumnya merupakan pasien probable.

Artinya, pasien dirawat dengan gejala mengarah pada Covid-19, dari hasil uji swab pasien terkonfirmasi positif.

Tim surveilans Dinas Kesehatan Jembrana melakukan contact tracing pada keluarga dekat pasien untuk menelusuri kasus potensi penularan pada keluarga. “Masih kami lakukan tracing darimana pasien tertular,” jelas Arisantha. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

3 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago