Categories: Bali

Bandara di Bali Barat, Ini Rencana Tata Ruang Buleleng 20 Tahun Nanti

SINGARAJA – Pansus Ranperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan DPRD Buleleng, mendesak agar pemerintah menyesuaikan penyusunan RDTR dengan rencana pembangunan bandara di Bali Utara.

Sebab bila bandara benar-benar direalisasikan di Buleleng, itu berarti akan ada penyesuaian ruang yang harus dilakukan.

Hal itu terungkap saat Pansus RDTR DPRD Buleleng melakukan rapat pembahasan penyusunan Ranperda RDTR Kawasan Perkotaan Buleleng, di Ruang Rapat Komisi III DPRD Buleleng.

Rapat dipimpin Ketua Pansus I Gede Odhy Busana. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng I Putu Adiptha Ekaputra juga turut hadir dalam rapat.

Odhy mengatakan secara umum dewan dapat memahami substansi ranperda RDTR Kawasan Perkotaan Buleleng yang diajukan oleh eksekutif.

Hanya saja dewan meminta agar eksekutif juga mengantisipasi perkembangan kota selama 20 tahun mendatang.

Selain itu eksekutif juga harus mengantisipasi rencana pembangunan bandara di Bali Utara. Meski bandara diisukan dibangun di Desa Sumberklampok yang notabene berada di ujung barat Kabupaten Buleleng, namun ada hal-hal yang harus diantisipasi.

Seperti penyediaan  moda transportasi umum, hingga fasilitas penunjang. “Misalnya ketersediaan fasilitas rumah sakit apabila terjadi kasus gawat darurat di bandara, itu kan perlu diperhitungkan.

Belum lagi dengan moda transportasi publik. Orang dari Kota Singaraja yang ingin ke bandara untuk urusan perjalanan juga kan banyak.

Ini harus ikut diperhitungkan. Sudah cukup belum kapasitas terminal kita. Dalam RDTR sebaiknya ini sudah harus dibahas,” kata Odhy.

Sementara itu Kepala Dinas PUTR Buleleng I Putu Adiptha Ekaputra mengaku dapat memahami substansi yang disampaikan oleh dewan.

Adiptha mengatakan pihaknya akan melakukan penyempurnaan ranperda dalam kurun waktu sepekan mendatang.

“Memang aka nada situasi lapangan yang dinamis dalam rangka pembangunan bandara. Pasti ini akan berimbas pada tata ruang Kota Singaraja.

Terutama yang terkait migrasi penduduk. Kami akan perhitungkan kesiapan infrastruktur medis, pendidikan,  termasuk transportasi. Ini akan kami perhitungkan dalam RDTR,” tukas Adiptha.

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 bulan ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

1 tahun ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

2 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago