Categories: Bali

Syok Dapur Amblas ke Jurang Sedalam 3 M, Tukang Bubur Pilih Mengungsi

GIANYAR – Musim hujan menyebabkan dapur milik tukang bubur, Gusti Nyoman Wisata, di Jalan Goa Gajah, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, amblas, Selasa kemarin (5/1) pukul 13.15.

Seluruh perabotan dapur jatuh. Demi keamanan, penghuni rumah memilih mengungsi ke rumah orang tua.

Menurut istri pemilik rumah, Gusti Ayu Indrakasih, kejadiannya begitu mencengangkan. “Ajik (bapak, red) baru saja keluar dapur habis masak bubur. Langsung bangunan dapur jatuh ke jurang di belakang,” ujar Gusti Ayu Indrakasih.

Akibat kejadian itu, bangunan dapur seluas 3 x 6 meter amblas ke jurang sedalam 3 meter. Perabotan dapur, yang terdiri dari mesin parut kelapa jatuh.

Bahkan, tiga unit kompor yang biasa digunakan memasak bubur untuk jualan ikut terjatuh. “Sampai sekarang ada tabung gas masih di bawah. Nggak berani ngambil. Ajik juga masih trauma,” ujarnya.

Kejadian siang hari itu juga didengar oleh tetangganya. “Saking keras suaranya, tetangga yang jauh dengar,” ungkapnya. 

Tanah dapur lokasinya di belakang rumah. Posisi rumah tersebut menghadap Utara. Di bagian Selatan atau paling belakang rumah, terdapat jurang sedalam kurang lebih 3 meter.

“Dulunya dapur memang tanah urukan. Sejak tiga bulan lalu, kami sempat lihat ada retakan di bawah. Tapi, tidak mengira kalau tanah di bawah jebol,” ungkapnya.

Dugaan sementara, ada aliran air tepat di belakang rumah dan dapur. “Kemungkinan aliran airnya itu yang merembes,” terangnya.

Musibah itu juga mengakibatkan bagian bawah kamar tidur terlihat bongkahan tanah. Kamar tidur itu dekat dengan dapur. “Sementara kami mengungsi ke rumah orang tua. Nggak berani tidur di sini,” jelasnya.

Diakui, situasi pandemi ini menjadi cobaan bagi keluarganya. “Ajik biasanya megambel (memainkan musik gamelan, red) di restoran. Sorenya, jualan bubur di depan rumah. Jualan bubur sudah dari dulu,” ujarnya.

Kini, situasi Covid, menyebabkan job megambel sepi. “Jadi cuma jualan bubur saja,” ungkapnya. Atas musibah yang menimpanya, untuk sementara, jualan bubur tutup. “Karena begini sementara tidak jualan dulu,” terangnya.

Mengenai bantuan, belum ada uluran tangan. “Dari Kelian sudah datang. Bantuan belum. Mungkin kejadian baru,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar, Ngakan Dharma Jati mengaku baru menerima laporan terkait musibah tersebut.

“Ada laporan, baru disampaikan dari Kades Bedulu. Selanjutnya akan diasesment dulu dari BPBD,” pungkasnya.

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

1 minggu ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago