Categories: Bali

Diduga karena Dupa, Bale Dauh Rumah Gede Ambara Terbakar

GIANYAR – Bangunan Bale Dauh di rumah Gede Ambara, 47, di Banjar Gelumpang, Desa/Kecamatan Sukawati terbakar, Sabtu (13/2). Api diduga dari percikan api dupa usai mebanten. Tiga kamar hangus. Pemilik rumah juga terluka saat memadamkan api.

 

 

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian berawal pukul 11.00, korban melaksanakan persembahyangan berkaitan dengan hari Tumpek Landep. Korban meletakkan dupa di Plangkiran (tempat Banten) kamar di Bale Dauh. Di Plangkiran tersebut juga terdapat padi yang diikat, serta terdapat banten yang kering.

 

 

Setelah ditinggal sesaat, sekitar pukul 12.15, mendadak asap hitam mengepul keluar dari sebelah kamar utara. Korban yang kebetulan ada di rumah juga melihat api telah berkobar.

 

 

Secara spontan, korban berusaha memadamkan api dengan cara memukul kaca jendela sehingga korban mengalami luka di bagian tangan kanan. Korban berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. 

 

 

Melihat api terus membesar dan asap hitam kian pekat, kerabatnya mendatangi Posko Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan. Menerima laporan, sekitar pukul 12.35, empat unit kendaraan Damkar Gianyar tiba di lokasi kebakaran. 

 

 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gianyar, Made Watha, yang juga membidangi Damkar, membenarkan kebakaran itu. “Nggih (ya), sudah kami tangani,” ujarnya singkat.

 

 

Petugas Damkar yang berjibaku memadamkan si jago merah akhirnya berhasil memadam sekitar pukul 13.00. Bangunan Bale Dauh itu seluas 10×6 meter. Ada tiga kamar yang terdampak kebakaran. Kondisi atap genteng masih tampak, meski sejumlah genteng berlubang akibat kebakaran.

 

Namun sejumlah plafon berlubang. Barang yang terdapat di kamar itu berupa tembakau sebanyak 10 gulung juga tampak gosong. Pemilik rumah mengalami kerugian kurang lebih Rp 300 juta.

Kejadian itu juga menjadi perhatian Polsek Sukawati. Kapolsek Sukawati, AKP Made Ariawan P, menduga kebakaran terjadi akibat percikan api dupa yang mengenai padi dan bekas sesajen kering.

 

“Itu terbakar, sehingga melalap plafon yang terbuat dari anyaman bambu (bedeg, red),” pungkasnya.

 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

3 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago