Categories: Bali

168 Km Jalan di Tabanan Rusak, Butuh Rp 420 M, Ini Trik Bupati Sanjaya

TABANAN – Perbaikan jalan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan di bawah kepemimpinan Bupati I Komang Gede Sanjaya dan Wakil Bupati I Made Edi Wirawan.

Pemkab Tabanan kini sedang melakukan penjajakan untuk melakukan peminjaman ke PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Dana pinjaman itu rencananya akan digunakan untuk perbaikan jalan.

Sekedar mengingatkan, pada saat kampanye Jaya-Wira pada Pilkada 2020 lalu, Sanjaya berjanji akan menuntaskan jalanan di Tabanan yang rusak ringan, sedang hingga berat.

Perbaikan jalan akan dituntaskan selama kepemimpinannya sebagai Bupati Tabanan. Berdasar data Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman

(PUPRKP) Tabanan, jalanan di Tabanan yang mengalami kerusakan ringan, sedang hingga berat mencapai 168 kilometer.

Untuk memperbaiki jalanan yang rusak tersebut, Pemkab Tabanan harus menyediakan anggaran sekitar Rp 420 miliar.

Karena biaya perbaikan jalan dengan standar per 1 kilometer mencapai Rp 2,5 miliar. Biaya tersebut dikarenakan naiknya harga bahan baku pengeras jalan

Penjajakan sudah dilakukan Pemkab Tabanan. Koordinasi tahap awal itu untuk mengetahui prosedur peminjaman uang melalui mekanisme Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Penjajakan tahap awal itu telah dilakukan pada awal Maret 2021 lalu usai pasangan Bupati Sanjaya dan Wabup Edi Wirawan dilantik.

Pemkab Tabanan sejauh ini masih menunggu aturan dari Kementerian Keuangan soal skema PEN terbaru.

Sebagai gambaran awal, pinjaman PEN yang diberikan di tahun 2021 agak berbeda dengan yang diterapkan pada 2020 lalu.

Aturannya dalam bentuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Khususnya mengenai mekanisme pengenaan tingkat suku bunga dan tenor pinjaman.

Begitu juga dengan subsidi yang diberikan kepada pemerintah daerah namun dibayarkan ke PT. SMI.

Kalau saat itu, program PEN diberikan tanpa bunga atau nol persen.

Menyusul kebijakan Bank Indonesia yang memberikan pinjaman ke Pemerintah Pusat untuk menutup defisit belanja dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.

Namun di tahun ini, program pinjaman justru disertai dengan bunga. Pasalnya, sumber anggaran PEN tahun ini dari lelang Surat Utang Negara (SUN).

Baik yang berjangka waktu paling cepat 5 tahun, sepuluh tahun, 15 tahun, sampai dengan seterusnya.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya tak menampik pihaknya telah melakukan penjajakan kepada PT. SMI dan telah mendengar pemaparan dari PT. SMI. 

Pemaparannya, seperti apa besaran pinjaman dana yang diperbolehkan dan jangka waktu berapa lama.

Bupati Sanjaya optimis PT. SMI memberi lampu hijau peminjaman dana untuk perbaikan jalan di Tabanan yang bopeng-bopeng.

 “Kami serius. Sedang proses nego terus saat ini. Nanti kalau ada lampu hijau kami akan kabarkan lagi,” imbuhnya. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

3 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago