Categories: Bali

Objek Wisata Sangeh Mendadak Ramai Wisatawan, Ternyata karena Ini

MANGUPURA – Objek wisata Sangeh, Kabupaten Badung mendadak ramai dikunjungi wisatawan. Kunjungan tersebut menyasar objek wisata Alas Pala Sangeh dan juga Taman Mumbul Sangeh. Namun pengunjung dominan wisatawan lokal maupun domestik.

 

 

Di kawasan Taman Mumbul di Pancoran Solas terlihat sebagian wanita melakukan wisata spiritual dengan melukat di Pancoran setempat. Sebagian wisatawan lainnya terlihat asik memberi makan ikan-ikan yang menghiasi kolam. Pakan ikan disiapkan pengelola dengan harga Rp5 ribu dua bungkus. 

 

Sedangkan Kawasan Alas Pala atau Hutan Pala itu juga terlihat ramai. Tiket masuk sebesar Rp15.000 tak mengurungkan wisatawan domestik untuk mengunjungi objek wisata yang terkenal dengan pura, hutan pohon pala dan kawanan kera ini.

 

Wisatawan yang berkunjung ada yang memberikan makan pada kera, ada pula yang terlihat berswafoto dan bersantai di bawah pohon bersama sanak keluarga. 

 

Keramaian yang terjadi di tempat itu, sebagian besar para pengunjung telah menggunakan masker. Petugas Satpol PP Kabupaten Badung juga nampak berjaga di sekitar lokasi wisata yang dikelola desa Adat Sangeh itu. 

 

Pengelola melalui pengeras suara secara aktif memberikan imbauan untuk disiplin penerapan protokol kesehatan. Mulai dari tetap menggunakan masker, berjaga jarak, hingga mencuci tangan. Selain imbauan untuk patuh pada protokol kesehatan, pengelola juga mengimbau pengunjung untuk tetap waspada dari aksi kriminal.   

 

Tidak hanya itu, pengunjung juga diingatkan untuk waspada terhadap aktivitas kera. Terlebih saat pengunjung memberi makan. Pengunjung juga diingatkan untuk tidak melakukan gerak gerik seolah-olah akan memberi makan pada kawanan kera. Termasuk tidak diperkenankan menggunakan aksesoris yang berupa buah-buahan atau sejenisnya agar tidak menjadi sasaran kera. 

 

Made Mohon selalu pengelola objek wisata Sangeh mengatakan, peningkatan kunjungan wisatawan terjadi karena Minggu (25/4) bertepatan dengan Umanis Hari Raya Kuningan. Namun jumlah kunjungan saat Umanis Kuningan masih kalah jauh dari kunjungan saat umanis Galungan.

 

“Umanis Galungan pengunjung mencapai 3.500 pengunjung, sementara Umanis Kuningan berkisar 1.500 pengunjung. Di sini saat Umanis Galungan memang jauh lebih banyak dari Umanis Kuningan,” terang Mohon, kemarin.

 

Pihaknya juga secara rutin mengimbau para pengunjung untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Selain itu sarana prasarana penunjang untuk penerapan prokes juga telah disediakan.

 

“Secara berkala kami sampaikan untuk taat menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.

 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak
Tags: balibadung

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago