masalah-gepeng-tak-kelar-kelar-dinsos-karangasem-gandeng-desa-adat
AMLAPURA – Persoalan Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) belakangan ini kembali mencuat di Bumi Lahar.
Beberapa waktu lalu, sejumlah daerah bahkan sempat juga memulangkan puluhan gepeng yang kedapatan beroperasi di luar Kabupaten Karangasem. Terbaru dilakukan Pemkab Buleleng.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karangasem I Gede Basma membenarkan pemulangan puluhan gepeng tersebut ke Kabupaten Karangasem.
“Saat ini kami masih upayakan untuk mencarikan solusi seperti memberikan keterampilan agar mereka tidak turun lagi menjadi gepeng,” ujar Basma.
Ia juga mengakui, untuk merubah kebiasaan tersebut bukanlah pekerjaan mudah. Hal ini dikarenakan mereka yang menjadi gepeng bisa mendapatkan penghasilan lebih dari pada bekerja sebagai buruh harian.
Sehingga untuk mengatasi masalah tersebut tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja melainkan diperlukan peran kerja sama semua pihak.
“Cukup sulit untuk merubah mindset mereka, karena sudah terbiasa seperti itu, sehingga tidak mau bekerja. Untuk sementara sambil mencari solusi kamu ajarkan mereka keterampilan-ketrampilan,” terang Basma.
Disamping memberikan keterampilan, pihak Dinas Sosial juga berencana akan berkoordinasi dengan pihak Desa Adat setempat untuk membuat semacam sangsi sebagai efek jera agar nantinya tidak menggepeng kembali.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…