Categories: Bali

Percepat Pemulihan Ekonomi, Genjot Vaksinasi Praktisi Pariwisata

LOVINA – Pemerintah terus menggenjot proses vaksinasi di Buleleng. Terutama pada praktisi pariwisata. Program vaksinasi itu diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan ekonomi.

Terutama bagi sektor pariwisata yang terdampak parah pada masa pagebluk ini. Pada pekan ini, proses vaksinasi terhadap para praktisi pariwisata kembali dilanjutkan.

Proses vaksinasi itu dipusatkan di Hotel Banyualit Lovina. Vaksinasi bukan hanya menyasar para praktisi di kawasan wisata Lovina saja. Namun juga meluas bagi para praktisi di Pemuteran, Munduk, serta Tejakula.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Buleleng berharap proses vaksinasi dapat segera dituntaskan. Sehingga kepercayaan konsumen terhadap sektor pariwisata di Bali Utara kembali pulih.

PHRI mengusulkan vaksinasi tak hanya menyasar para praktisi pariwisata yang bertugas di akomodasi pariwisata semata. Melainkan diperluas.

“Kami harap pedagang asongan, pemandu wisata dolphin, driver freelance, itu juga bisa mengikuti program vaksinasi,” kata Ketua PHRI Buleleng Dewa Ketut Suardipa.

Ia mencontohkan Desa Kalibukbuk yang 80 persen ekonominya digerakkan oleh pariwisata. Untuk menggerakkan kembali ekonomi di desa, praktis sebagian besar masyarakat harus mengikuti program vaksinasi.

Mengingat sebagian besar warga menggantungkan hidupnya dari sektor ini. “Dari desa kami juga sudah mengusulkan untuk vaksinasi.

Kami siap memfasilitasi lokasi untuk vaksinasi. Supaya proses vaksinasi bisa dilakukan lebih cepat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra mengatakan, pihaknya menargetkan ada 70 persen pekerja pariwisata yang akan mendapatkan vaksin.

Sebab industri pariwisata diprediksi akan mulai bangkit pada bulan Juli mendatang. “Karena penerbangan internasional ini akan dibuka mulai bulan Juli ini.

Makanya vaksinasi harus dipercepat, agar 70 persen pekerja pariwisata bisa dapat vaksin. Kami sudah usulkan juga pada Pak Gubernur, agar tiga destinasi wisata unggulan kita segera dibuka untuk turis,” tegasnya.

Hingga kemarin proses vaksinasi yang dilakukan Pemkab Buleleng telah mencapai angka 54.707 orang. Jumlah vaksin yang telah diterima Buleleng hingga kini mencapai 77.840 dosis.

Sedangkan sisa vaksin yang tersedia hanya sebanyak 4.160 dosis. Jumlah tersebut diperkirakan akan habis pada pekan ini.

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

2 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago