kasus-keracunan-massal-saat-nyepi-polisi-tunggu-hasil-labfor
GIANYAR – Tidak hanya Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar yang bekerja mengambil dan menunggu hasil di Laboratorium Kesehatan di Denpasar.
Jajaran kepolisian juga telah mengambil sampel makanan di warung nasi milik Gusti Ayu Sukamini di Banjar Mudita, Desa/Kecamatan Sukawati.
Kanitreskrim Polsek Sukawati AKP Ida Bagus Mas Kencana menyatakan, kepolisian telah turun mengambil beberapa sampel makanan.
“Memang ini musibah, tapi kami perlu menelusuri juga,” ujar AKP Mas Kencana. Dia menjelaskan, polisi dari Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali mengambil beberapa bahan makanan yang sempat disantap.
Di antaranya, nasi, lauk dan mie. “Hasilnya turun Sabtu. Nanti akan kami beberkan,” jelasnya. Mengenai penyebab keracunan masal, Mas Kencana menduga penyebabnya adalah racun.
“Cuma kandungan racun di dalamnya apa, itu yang belum diketahui,” jelasnya. Sambil menunggu hasil Labfor, Kamis kemarin, polisi kembali mendatangi kediaman pasien sempat terkena keracunan masal.
“Saya mau ke rumah kelian. Dia sudah pulang, kami tanyakan mengenai kondisi dan keadaan waktu kejadian,” ungkapnya.
Sementara itu, warung nasi Gusti Sukamini di depa balai banjar Mudita, kemarin masih tutup. Rolling door berwarna abu-abu itu masih tertutup rapat.
Menurut beberapa warga, warung itu tutup sejak kasus keracunan pasal pada Sabtu lalu (17/3).
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…
Partai Demokrat secara tegas telah menyatakan keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) serta menarik…
Shani Indira Natio mengumumkan kelulusannya dari JKT48. Usai menyampaikan kelulusannya, Gadis kelahiran Kebumen, 5 Oktober…