pascagempa-dinas-pu-cek-kelayakan-gedung-rsup-sanglah-nasib-pasien
DENPASAR – Pascagempa yang mengguncang Lombok, dan dirasakan cukup kuat di Bali, Minggu (5/8) malam,
200 pasien yang dirawat di RSUP Sanglah Denpasar terpaksa harus di rawat di tenda khusus yang di sediakan di halaman terbuka rumah sakit.
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya runtuhan bangunan. Namun, Senin (6/8) pagi ini, para pasien pun telah kembali dipindahkan dari tenda ke ruangan perawatan.
I Ketut Sudartana, Direktur Medis dan Keperawatan RSUP Sanglah mengatakan, sebelum dipindahkan ke dalam ruang perawatan, pihaknya terlebih dahulu memastikan keamanan gedung rumah sakit.
“Yang di tenda kami harus memastikan dulu gedung kami aman. Kami sudah menghubungi dinas PU untuk dicek kelayakan gedung kami,” kata Sudartana, Senin (6/8) siang.
Lanjut dia, pengecekan yang dilakukan oleh dinas PU ini mencakup seluruh gedung rumah sakit Sanglah. “Semoga pasien mau karena mereka masih trauma,” tandasnya.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…