Categories: Denpasar & Badung

Berkah Rezeki Pedagang Baju Bekas

MESKI dilarang pemerintah, pemburu dan pedagang baju bekas di Denpasar masih sangat banyak.

Seperti yang terlihat di Pasar Kereneng Denpasar, Minggu (9/9). 

Para pemburu baju bekas tampak membolak-balik baju bekas impor.  

Mereka mengaduk tumpukan baju bekas di lapak milik pedagang loak lantai bawah Pasar Kereneng. 

Mulai baju, kaos, jaket, celana, dan lainnya.

Lapak baju bekas ini bahkan tiap hari ramai dikunjungi. 

Paling ramai hari Sabtu dan Minggu.

Tentu, banyaknya peminat baju bekas menjadi berkah rezeki tersendiri bagi pedagangnya.

Bagi anda penyuka baju bekas, silahkan mencoba. 

Tentu hati hati ya, karena baju bekas rawan penularan penyakit, khususnya penyakit kulit.

Utamakan kesehatan, dan jangan terjebak harga murah. 

(Adrian Suwanto)

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago