duh-bpjs-kesehatan-menunggak-rp-40-m-per-bulan-rsup-sanglah-terpaksa
DENPASAR – Tunggakan pembayaran BPJS Kesehatan ke beberapa rumah sakit pemerintah di Bali ternyata menyebar di mana-mana. Termasuk di RSUP Sanglah.
Setidaknya selama dua bulan, yakni Juni dan Juli setiap bulannya BPJS Kesehatan menunggak pembayaran Rp 38 – 40 miliar per bulan.
Akibat tunggakan ini, RSUP Sanglah menunggak pembayaran obat kepada pihak ketiga yang menyediakan obat untuk rumah sakit terbesar di kawasan Nusa Tenggara ini.
Direktur Keuangan RSUP Sanglah Yulis Quarti, Selasa (25/9) siang menjelaskan, kesulitan pembayaran baru terjadi beberapa bulan terakhir. Tepatnya sejak Juni lalu.
“Kondisi ini membuat kondisi keuangan kami menjadi sulit. Kami juga menunggak pembayaran obat ke pihak ketiga. Tapi untungnya, mereka mau mengerti,” kata Yulis Quarti.
Meski menunggak pembayaran obat, pihak ketiga masih mau menyalurkan obat ke RSUP Sanglah. Apalagi, kondisi ini tidak hanya terjadi di RSUP Sanglah, tapi juga skala nasional.
“Saat ini ketersediaan obat masih mencukupi untuk para pasien,” terangnya. Namun dijelaskan Yulis Quarti, terkait tunggakan pembayaran ini, informasi yang diterima, BPJS Kesehatan telah mendapatkan suntikan dana.
“Kabarnya akhir September 2018 ini BPJS akan membayara ke seluruh rumah sakit, termasuk RSUP Sanglah. Semoga bisa terealisasi sehingga kami bisa memberikan pelayanan maksimal,” tambahnya.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…