awas-ada-kandungan-narkoba-di-produk-pelangsing-dan-obat-kuat
DENPASAR- Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Denpasar menggelar operasi Pangea XI.
Kepala BBOM Denpasar, I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, dikonfirmasi Senin (15/10) menjelaskan, operasi yang digelar secara serempak di seluruh Indonesia, ini bertujuan dikhususkan untuk mengantisipasi dan menekan semakin maraknya peredaran peredaran obat ilegal maupun penyalahgunaan obat khususnya peningkat stamina dan pelangsing di masyarakat.
Fokus BBPOM dalam operasi yang digelar tiga hari, yakni 10-13 Oktober 2018 mendatang, itu bukan saja bagi obat yang di perjualkan secara konvensional.
Melainkan, lanjut Gusti Ayu Adhi Aryapatni, juga penjualan obat melalui media online seperti media sosial.
“Saat ini, operasi kami lakukan di empat kota di Bali yakni Denpasar, Buleleng, Badung, dan Gianyar dengan melibatkan instansi lain seperti Dinas Perdagangan dan Industri,” terang Adhi Aryapatni di kantor BBPOM Denpasar.
Dari hasil operasi, selain menemukan kosmetik tanpa ijin edar, obat keras, dan obat-obat tertentu, yang mengejutkan, petugas gabungan BBPOM dan Diperindag juga menemukan sejumlah produk mengandung sediakan narkotika dan psikotropika.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…