Categories: Denpasar & Badung

Duh, TPA Liar Setinggi 10 Meter Muncul di Kampung Turis, DLHK Pengeng

MANGUPURA – Permasalahan sampah di wilayah Kuta Selatan menjadi persoalan klasik dan belum menuai solusi.

Betapa tidak, saat ini masih ada sejumlah tempat pembuangan akhir (TPA) liar di wilayah Kuta Selatan. Hal ini membuat Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Badung geram.

Bahkan, mengancam segera menutup TPA liar tersebut. Berdasar informasi, ada sejumlah TPA liar di Kuta Selatan.

Keberadaan TPA itu ada di kawasan Kampial, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan yang sudah ada sejak hampir puluhan tahun lalu.

Keberadaan TPA ini tentu akan menimbulkan berbagai masalah. Karena, lokasi TPA yang menutupi aliran sungai setempat, tumpukan sampah yang cukup tinggi ini sangat rawan permasalahan.

Tidak hanya di Kampial, di kawasan Desa Kutuh tepatnya di Jalan Darmawangsa, Gang Bambang Bongol juga terdapat TPA liar.

Padahal, keberadaan TPA liar tersebut dikeluhkan oleh warga setempat, selain diduga tidak memiliki izin lengkap lokasinya berada di dekat pemukiman.

Sedangkan untuk TPA liar yang ada di Jimbaran sedikitnya ada 6 titik TPA liar. Tentu keberadaan TPA liar ini sangat membahayakan kesehatan dan juga lingkungan sekitar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung Putu eka Merthawan mengatakan bahwa sejumlah TPA liar tersebut akan ditutup secara bersamaan dalam waktu dekat ini.

“Rencana penutupan kami akan lakukan  secara bersamaan pada hari Kamis (13/12) ini,” jelas Eka Merthawan.

Lebih lanjut, tumpukan sampah di TPA liar di Kampial ini hingga saat ini sudah hampir mencapai 10 meter.

Bahkan, akibat volume sampah yang cukup banyak, sungai yang merupakan saluran buang dari Nusa Dua dam Kampial di sana hampir tertutup.

Hal ini akan berdampak padsa saat musim hujan. Karena ada banyak botol kaca bekas limbah hotel yang berserakan, begitu juga sampah plastiknya juga cukup banyak.

Nah, untuk mengetahui asal sampah tersebut, pihaknya akan mengecek, siapa pemilik, jasa sampah dari mana saja yang membuang ke sana, dan hotel mana saja penghasil sampah yang dibawa ke sana.

 “Ini perlu segera ditangani, mengingat lokasi TPA ini berada di kawasan pariwisata,” tegasnya.

Pihaknya akan melakukan tindakan penutupan sementara terhadap TPA ini. Tidak hanya itu, Dinas LHK Badung juga mencari tahu, hotel mana saja yang berlangganan membuang sampah ke TPA liar tersebut.

“Ini tidak mungkin sampah dari warga, sudah jelas ini sampah dari hotel. Kami perkirakan ada sebanyak enam usaha hotel yang berlangganan membuang sampah disana,” terangnya. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak
Tags: tpa liar

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago