Categories: Denpasar & Badung

Konjen Australia di Bali Peringatan Hari ANZAC 2019

DENPASAR – Konsulat Jenderal Australia di Bali, bersama perwakilan dari Kedutaan Besar Selandia Baru di Jakarta, menyelenggarakan upacara di waktu fajar pagi ini untuk memperingati Hari ANZAC.

Pada tanggal 25 April warga Australia dan Selandia Baru mengenang pengorbanan para prajurit Australia dan Selandia Baru yang menjadi bagian dari ekspedisi sekutu untuk merebut Semenanjung Gallipoli di tahun 1915.

Para prajurit ini dikenal sebagai ANZAC, dan meskipun kampanye Gallipoli gagal dalam tujuan militernya, pengorbanan ANZAC dalam kampanye militer tersebut meninggalkan warisan yang kuat bagi Australia dan Selandia Baru.

Kini, Hari ANZAC diperingati untuk menghormati dan mengenang semua warga Australia dan Selandia Baru yang telah mengabdikan diri bagi negara mereka dalam berbagai perang, konflik dan misi perdamaian.

Bunga Rosemary secara tradisional dikenakan di Hari ANZAC sebagai tanda mengenang karena bunga ini dapat ditemukan tumbuh di Semenanjung Gallipoli.

“Hari ANZAC adalah waktu yang khusus bagi warga Australia dan Selandia Baru. Kita mengambil waktu untuk mengenang dan memperingati mereka-mereka yang di masa lalu dan

sekarang telah mengabdikan diri bagi negara mereka dengan pengorbanan dan kehormatan. Kita juga mengenang para korban perang dan

kita bercermin pada perlunya keharmonisan, toleransi dan perdamaian bagi semua orang,” kata Konsul-Jenderal Australia, Dr Helena Studdert.

Counsellor Kedutaan Besar Selandia Baru di Jakarta, Barbara Welton, hadir dalam upacara ini dan membaca ‘In Flanders Field’,

sebuah puisi yang menyebutkan tentang bunga-bunga poppy merah yang tumbuh di atas makam para prajurit yang gugur.

Upacara Hari Anzac di Konsulat-Jenderal Australia juga dihadiri oleh perwakilan Departemen Pertahanan Australia, awak kapal dari HMAS Broome, perwakilan Pemerintah Provinsi Bali,

Kodam IX Udayana, Lanud Ngurah Rai, Dan Lanal Banyuwangi, Polda Bali, Pemerintah Kabupaten Badung dan Kota Denpasar beserta lebih dari 200 orang warga Australia dan Selandia Baru di Bali.


Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

3 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago