Categories: Denpasar & Badung

Badung (Sementara) Bebas Cacar Monyet, Ini Imbauan Dinas Kesehatan

MANGUPURA – Kasus importasi penyakit Monkeypox (MPX) atau cacar monyet belakangan ini meresahkan masyarakat, termasuk di Bali.

Badung sebagai pintu masuknya Bali melalui Bandara Ngurah Rai juga tetap dilakukan antisipasi. Namun, Dinas Kesehatan Badung memastikan sampai saat ini belum ditemukan kasus tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Badung dr. I Gede Putra Suteja menjelaskan, kasus MPX yang meresahkan masyarakat tidak sampai di Bali, khususnya Badung.

Meski begitu, pihaknya tetap mengimbau agar masyarakat menerapkan pola bersih dan hidup sehat untuk terhindar dari penyakit yang gejalanya mirip penyakit cacar kulit itu.

“Terapkan pola hidup sehat. Kalau mau berpergian khususnya ke daerah yang ada kasus virus itu. Persiapkan diri agar dalam kondisi sehat.

Yang jelas, sampai saat ini belum ada. Semoga kasus (virus Monkeypox-red) tidak sampai Bali,” terang Suteja kemarin.

Kata dia, langkah antisipasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Badung tentu telah berkoordinasi langsung dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Sosialisasi dan antisipasi dilakukan oleh Dinas Kesehatan Bali. “Diskes Badung Badung berada di bawah koordinasi Diskes Provinsi Bali,” katanya.

Begitu juga di Bandara Ngurah Rai juga dilakukan pemeriksaan, terlebih penumpang yang datang dari Singapura dilakukan scanning di terminal kedatangan.

Para penumpang yang datang rutin dipantau melalui scanning thermo scanner. Jika ada penumpang yang melewati thermo scanner

terdeteksi dengan suhu 38 derajat celcius  atau lebih maka akan dilakukan pemeriksaan, kemudian  dirujuk ke RSUP Sanglah untuk penanganan lebih lanjut.

Pemantauan dikoordinir oleh  Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Klas I, di Bandar Udara Ngurah Rai , alat scanner tersebut dioperasionalkan di terminal kedatangan internasional.

Petugas yang berjaga disiapkan 6-8 orang setiap shift. Setiap shift selalu didampingi dokter jaga yang standby selama 24 jam.

“Ya, pemantauan rutin dilakukan oleh KKP,” jelas Arie Ahsanurrohim, communication and legal section head Angkasa Pura I (AP I) Bandar Udara Ngurah Rai.

Seperti diketahui, kasus tersebut pertama terjadi ketika warga negara asal Nigeria tiba di  Singapura pada 28 April lalu.

Monkeypox atau cacar monyet adalah penyakit langka yang disebabkan oleh virus yang ditularkan ke manusia dari hewan seperti tikus dan monyet.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penularan terjadi ketika seseorang melakukan kontak dekat dengan darah, cairan tubuh atau lesi (luka) hewan yang terinfeksi.

Virus ini juga dapat ditularkan dengan memakan daging hewan yang terinfeksi yang tidak cukup matang. Sehingga, virus tersebut tidak mudah menyebar di antara manusia.

Berdasar surat edaran dari Kementerian Kesehatan RI Nomor : SR.03.04//1169/2019 tentang kewaspadaan Importasi penyakit Monkeypox,

penularan dari manusia bisa dimungkinkan, namun sangat terbatas, melalui sekret pernapasan atau lesi pada kulit. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago