Categories: Denpasar & Badung

Sampah di Kampung Turis Kian Menumpuk, DLHK Badung Mengaku Keteteran

MANGUPURA – Semenjak Badung dilarang membuang sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Denpasar, beberapa tempat sampah di Legian dan Kuta terlihat menumpuk.

Kontan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung mulai ketetaran. Minggu (10/11) DLHK Badung telah mengerahkan petugas kebersihan untuk menangani sejumlah sampah yang menumpuk.

Kepala DLHK Badung I Putu Eka Merthawan tak menampik ada sejumlah lokasi tempat sampah di Legian dan Kuta sampah menumpuk.

Namun, sejak minggu (10/11), pagi sejumlah truk dan petugas DLHK Badung mulai berjibaku mengangkut sampah yang mulai menebar bau tak sedap.

“Hari ini (kemarin) sudah kita mulai angkut, akan kita kerjakan sampai benar-benar semua terangkat,” jelas Eka Merthawan kemarin.

Menurutnya, lambatnya pengangkutan sampah di Kuta dan Legian karena minimnya kuota pembuangan sampah di TPA Suwung hanya 15 truk per hari, di sisi lain sampah di tempat lain juga harus diangkut.

Hal ini sejak Badung distop membuang sampah penuh ke TPA Suwung. Menurutnya, sampah yang diangkut ke TPA Suwung  terlebih dulu dipadatkan agar bisa terangkut maksimal.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini, kami akan berbuat semaksimal mungkin (mengatasi tumpukan sampah),” terang birokrat asal Sempidi ini.

Sementara mengenai langkah penanganan sampah lanjutan, Eka Merthawan menjelaskan  telah melakukan kajian pada sejumlah lokasi/tanah milik Pemprov Bali.

“Saya tidak mau ungkap dulu, sabar dulu kami masih proses. Karena masih dalam kajian dan akan dibahas dengan Pemprov,” ungkapnya.

Ia kembali menegaskan, lahan yang digunakan masih tetap memanfaatkan lahan Pemprov Bali. Namun lahan ini jauh dari pemukiman warga.

Sistem pengolahan sampah juga tidak menggunakan penimbunan. Sampah di truk langsung dipilah, sampah plastik akan dikirim ke bank sampah, kemudian sampah basah/organik langsung masuk ke mesin pencacah.

Hasil cacahan langsung masuk karung, yang dibawa ke tempat pengolahan untuk menjadi pupuk. “Yang jelas plan untuk lokasi (TPA) dan penanganan sampah sudah ada,” pungkasnya.

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 bulan ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

1 tahun ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

2 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago