Categories: Denpasar & Badung

Klaim Sumbang Grab Rp 1,5 M, Holo: Tak Punya Hati Perusahaan Asing Ini

DENPASAR – 175 driver Grab yang beroperasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai yang bernaung di bawah Koperasi Resimen Sunda Kecil (RSK)  mendemo kantor Grab  di Jalan Gatsu Barat, Denpasar,  Jumat kemarin (10/1).

Kedatangan mereka untuk mempertanyakan aplikasi Grab Bandara yang dimatikan oleh pihak Grab tanpa sebab. Dengan mematikan aplikasi Grab Bandara, mereka tentu saja tidak bisa mencari penumpang.

Apalagi kemarin merupakan high session. Lazimnya wisatawan atau penumpang lebih banyak karena mendekati  hari libur.

Seharusnya para sopir itu bisa menarik penumpang dari Bandara Ngurah Rai atau sebaliknya. Tapi, tenaga dan waktu mereka kemarin digunakan untuk mendemo kantor Grab.

“Tidak ada informasi sebelumnya, jam 06.00 satu persatu akun kami dihilangkan. Tidak punya hati perusahaan asing ini.

Kita ini orang yang tidak punya uang dan berusaha bekerja kasih makan anak istri sampai harus berkelahi dengan sopir konvensional di bandara.

Tapi, kenapa kami mengeluarkan semuanya, sampai 12 jam per hari melayani penumpang,  harus dengan bintang-bintang, tapi gini perlakuannya terhadap kami,” kesal  Wakil Ketua operasional Grab Airport Resimen Sunda Kecil (RSK), Yohanes Holo Kurniawan

Pengorbanan Holo bekerja di sopir Grab ini pun tak sedikit. Mobil yang digunakan mesti baru, minimal dikeluarkan tahun 2015.

Serta harus memenuhi perizinan angkutan yang diminta mengurus sendiri. Bahkan, diakuinya untuk bisa menarik penumpang di bandara dengan Grab, para sopir ini diminta bernaung dalam koperasi.

“Ya, mohon maklumi keadaan kami dan tidak punya pekerjaan lain, semua sudah kami keluarkan mobil- mobil ini, kami minta pertanggung jawaban sama Grab,” ucapnya. 

Sementara itu, salah seorang sopir Grab menyatakan pendapatannya sehari bisa Rp 500 ribu sampai  Rp 700 ribu dalam waktu sehari.

Apalagi akhir pekan seperti ini. “Sebenarnya, kalau kami cari penumpang sudah dapat pemasukan sekitar itu, ” ucapnya. 

Kemudian, Ketua RSK, I Wayan Sugiartana mengatakan para sopir RSK menyumbang keuntungan per hari mencapai Rp 1,5 miliar.

Dengan dimatikannya aplikasi Bandara membuat para sopir tak bisa mencari nafkah. Jadi, kalau setengah hari tidak mencari penumpang, RSK taksir kerugian sekitar Rp 100 jutaan. 

” Belum saya hitung kerugiannya.  Setiap hari beda-beda. Tapi, hari ini (kemarin, red) high session. Kalau Jumat, kedatangan tamu sangat banyak.

Mohon catat, kami memberikan keuntungan kepada Grab Rp 1,5 miliar sehari dari 20 persennya tahu sendiri lah ya. Akumulasi ratusan juta,” ucap Sugiarta.

Untuk tindak lanjutnya, pihak sopir dari RSK akan berkoordinasi jika belum diaktifkan akun para sopir. Sugiartana menginginkan para sopir  harus secepatnya kembali bekerja.

Karena ini menyangkut mata pencaharian mereka dan akan  berdampak pada kehidupan keluarganya.

“Aksi ini karena menyangkut kehidupan dan anak istri kami, bukan sekadar pekerjaan sambilan,” bebernya.

 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

2 bulan ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

12 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago