aktivitas-masyarakat-mulai-normal-ini-respon-mengejutkan-pemprov-bali
DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali sejak awal mengatakan tidak akan menerapkan kebijakan yang berbenturan dengan kebijakan pemerintah pusat.
Termasuk dengan statemen Presiden Joko Widodo yang akan melakukan pelonggaran aktivitas masyarakat demi pemulihan ekonomi yang terseok-seok karena Coronavirus Disease (Covid-19).
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan, statemen Presiden Jokowi terkait masyarakat tetap produktif dan aman harus diperjelas.
“Masyarakat tetap produktif atau bisa bekerja kembali, tetapi harus aman, yakni dengan menerapkan protokol kesehatan. Ini yang akan diperketat,” kata Dewa Indra.
Dewa Indra mengakui, tak mungkin pemerintah berbulan-bulan menahan warga apalagi tak ada kepastian kapan virus corona bakal berakhir.
“Di Bali sendiri tak bisa bertentangan dengan kebijakan nasional. Aktivitas masyarakat memang mulai terlihat untuk bekerja, namun dengan menggunakan masker. Ini juga perlu tetap jaga jarak dan cuci tangan,” ujarnya.
Hanya saja, protokol Kesehatan harus diterapkan masyarakat. ”Kita bisa berdamai dengan corona, yakni dengan cara physical distancing, memakai masker, dan menerapkan pola hidup sehat,” bebernya.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…