puluhan-kepala-keluarga-di-sayan-mengwi-tolak-rapid-test-covid-19
MANGUPURA – Sebanyak sekitar 25 kepala keluarga di Banjar Sayan, Desa Wedhi Buwana, Mengwi tidak mau melaksanakan rapid test dengan alasan keterlambatan dari pihak Satgas Covid -19.
Meski sudah diupayakan oleh pihak pemerintah baik dengan TNI/Polri serta Satpol PP hingga Pecalang, mereka tetap menolak melakukan rapid test.
Warga dari Banjar Sayan Baleran Gang Gunung Lempuyang ini menolak melakukan tindakan tes tersebut karena mereka mengaku sudah pernah melakukan rapid test sebelumnya menggunakan biaya pribadi.
Mereka juga pernah meminta test covid melalui Satgas Covid-19, namun sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya.
“Mereka mau melakukan rapid test asal tidak digabung dengan karyawan Indomarco dan Cocacola” beber Kapolsek Mengwi Kompol I Gede Eka Putra Astawa kemarin.
Selain 25 KK, penolakan rapid test juga datang dari Yempek se-Dangin Bingin, Banjar Sayan Baleran dengan alasan yang sama. Dimana sebelumnya mereka sudah pernah melakukan rapid test menggunakan biaya pribadi.
Kami masih akan terus melakukan mediasi dengan para tokoh dan masyarakat di Banjar Sayan Baleran, Mengwi sampai mereka sadar, bahwa melawan virus corona harus dilakukan bersama-sama,” tandas Kompol Gede Putra.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…