Categories: Denpasar & Badung

Badung Masih Kekurangan SMPN, Dewan Usul Minta Bantuan Pusat

MANGUPURA – Meski kabupaten Badung menjadi kabupaten terkaya di Bali dan di Indonesia, namun keberadaan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Badung terbilang minim.

Padahal, Pemkab Badung telah mewacanakan untuk penambahan SMP Negeri. Salah satunya adalah SMP 5 Abiansemal.

Tapi, sejak diwacanakan tiga tahun lalu, penambahan SMP Negeri  tapi belum juga terealisasi hingga saat ini dan masih menjadi sekolah satu atap dengan sekolah dasar.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Badung IGN Saskara mengakui,  pembangunan sekolah menengah pertama harus kembali dipikirkan oleh pemerintah, karena hal ini sudah menjadi kewajiban dan hal yang prioritas sebenarnya.

“Memang saat ini  Pemerintah Kabupaten Badung sedang melakukan refocusing anggaran untuk penanggulangan pandemi Covid-19,

namun program mandatory seperti pendidikan ini juga harus dilakukan. Jangan sampai siswa di Badung bertahun-tahun tidak mempunyai gedung sekolah dan sudah

memiliki anak didik sampai kelas tiga,”ujarnya  didampingi  anggota Komisi IV DPRD Badung, Ni Ketut Suweni.

Lebih lanjut, kalau bisa Pemkab Badung harus memperjuangkan anggaran tersebut ke  Pemerintah Pusat untuk mendapatkan dana pembangunan gedung sekolah SMP 5 Abiansemal dan SMP yang belum terbangun di Badung.

“Kita ketahui bersama kondisi keuangan Badung di refocusing  untuk pandemi Covid-19, sehingga perlu adanya bantuan dana dari pusat,” jelas politisi asal Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal.

Secara terpisah, Kabid Gedung dan Sarana Disdikpora Badung, Putu Roby Widya Harsana mengatakan, untuk pembangunan SMPN 5 Abiansemal belum bisa dilakukan tahun ini.

Karena ada refocusing anggaran. Namun, pihaknya sudah melakukan kajian untuk mendapatkan dana pusat.

“Kalau memohon Dana Alokasi Khusus (DAK) , itu hanya bisa digunakan untuk merehab gedung. Tapi kita kan untuk membangun gedung sekolah baru  dan anggarannya cukup besar, ” bebernya.

Kata dia, dulu sebenarnya sudah tender di tahun lalu, namun karena kondisi pandemi Covid-19 jadi anggarannya direalokasikan ke penanggulangan pandemi Covid-19 dulu.  

“Semoga  pandemi ini cepat berlalu dan anggaran tersebut nanti bisa dipasang kembali tahun depan,” pungkasnya.

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

2 minggu ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago