Categories: Denpasar & Badung

Jaga Stok Puskesmas, Badung Anggarkan Miliaran Rupiah untuk Obat

MANGUPURA – Dinas Kesehatan Badung melakukan pengadaan obat-obatan dengan nilai miliaran rupiah. Pengadaan obat ini rutin dilakukan untuk Puskesmas di Badung.

Sehingga ketersediaan obat-obatan tetap terjaga. Menurut informasi, lelang obat-obatan sudah masuk pada Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Badung.

Pagu anggaran sebesar Rp 5.625.817.451 dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp 3.203.501.655.

Tender pengadaan obat-obatan dan perbekalan kesehatan itu sudah dilakukan pada 7 Agustus 2020. Sampai sekarang sudah ada sebanyak 16 peserta yang mengikuti tender.

Terakhir pendaftaran tender pada 20  Agustus 2020 mendatang. “Pengadaan obat ini  kegiatan rutin, seperti biasa kita memang melakukan penyediaan obat.

Anggaran perkiraannya mencapai Rp 3,2 miliar,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Badung, dr. Nyoman Gunarta.

Birokrat asal Desa Sibang Gede, Abiansemal, Badung, itu mengatakan, pengadaan  obat dilakukan untuk semua puskesmas yang ada di Kabupaten Badung.

Sehingga ketersediaan obat di tengah pandemi Covid-19 ini tetap ada. “Badung memiliki program Krama Badung Sehat (KBS) dengan pengobatan gratis. Jadi, kami menyiapkan dalam bidang kesehatan,” beber mantan Dirut RSD Mangusada ini.

Selain obat,  juga akan menyiapkan alat kesehatan. Semua itu juga diperuntukkan untuk seluruh Puskesmas yang ada di Gumi Keris.

“Jadi dari enam kecamatan yang ada di Badung, totalnya ada 13 puskesmas yang kita tenderkan obat-obatan ini,” bebernya.

Sementara untuk tender obat di RSD Mangusada penganggarannya beda. Sebab RSD Mangusada mempunyai Rancangan Bisnis Anggaran (RBA) sendiri.

Begitu juga  anggaran untuk penanganan covid-19 di Kabupaten Badung berbeda. Bahkan dalam penganggaran covid-19 dilakukan Dinkes dengan RSD Mangusada.

“Kalau rutin (tender obat) ini di Puskesmas, Kalau Covid-19, harus antara Dinkes dan RSD Mangusada,” terangnya.

Pihaknya berharap pengadaan obat-obatan ini tidak ada kendala. Sebab, obat-obatan ini juga diperuntukkan untuk pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kami harap tender tidak ada masalah sehingga pelayanan maupun program kesehatan di kabupaten Badung tidak ada masalah,” pungkasnya. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

2 minggu ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago