gus-nuril-yang-nuding-cebong-dan-kampret-itu-pengkhianat-pancasila
DENPASAR – Dalam rangka menyambut hari Lahirnya Pancasila pada 1 Juni 2021, Kyai Haji Nuril Arifin Husein atau yang akrab disapa Gus Nuril menggelar dialog kebangsaan di Denpasar, Senin (31/5/2021) malam. Dialog itu dihadiri oleh puluhan anggota Patriot Garuda Nusantara (PGN) dan Banser di Denpasar.
Dalam dialog itu, Gus Nuril membahas tentang persatuan dan kesatuan sebagai warga negara. kata dia, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harusnya dipegang teguh oleh semua elemen bangsa.
Tak pelak, Gus Nuril juga menyinggung soal sebutan cebong dan kampret. Kedua istilah itu telah muncul sejak Pilkada Jakarta hingga pemilihan presiden. Menurut dia, sekarang ini banyak warga negara yang mengaku Pancasilais. Namun tidak diterapkan dalam kehidupan bersama..
“Bilangnya saya Pancasila, saya Indonesia. Tapi masih suka menuduh saudaranya kadrun, kampret dan cebong. Kalau seperti itu terus, artinya kamu masih pengkianat Pancasila,” tegas salah satu ulama dari Nahdlatul Ulama (NU) ini.
Menurut dia saat ini, tidak sedikit masyarakat yang masih terbawa situasi pilpres dan Pilkada DKI Jakarta. Sehingga hal itu berpotensi memecah belah kerukunan antara anak bangsa. “Ini tidak boleh dianggap enteng. Logikanya Pilpres ini sudah selesai, Pak Jokowi sudah jadi presiden, Pak Prabowo jadi menterinya, selesai,” imbuhnya.
Gus Nuril pun mengajak agar bangsa Indonesia bersatu padu menjaga ketentraman dan keutuhan bangsa. Jangan ada lagi perpecahan antar golongan, agama hingga ras.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…